Breaking News:

Sampah Plastik di Masohi

Duh, Sampah Plastik Membumbung di Pojok Tembok Pantai Ina Marina Masohi

Pemandangan tidak sedap terlihat di taman rekreasi dan tempat tongkrongan di kawasan Pantai Ina Marina, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

TribunAmbon.com/Lukman
MASOHI: Sampah jenis plastik terlihat membumbung di sekitar talud Pantai Ina Marina, Sabtu (20/2/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Pemandangan tidak sedap terlihat di taman rekreasi dan tempat tongkrongan di kawasan Pantai Ina Marina, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Tepatnya di sampaing tulisan “Ina Marina”, tumpukan sampah terlihat membumbung di salah satu pojok  bagian talut penahan ombak di pantai andalan orang Masohi itu.

Lokasi tongkrongan yang kerap ramai di setiap malam Minggu dikunjungi warga kota berpenduduk 38.446 ribu jiwa itu, ternyata saat ini menampung kumpulan sampah jenis plastik.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi yang dikenal dengan nama Dulang Patita (Dulpat) itu, ternyata kini menyisihkan sedikit cerita pahit.

Tumpukan sampah yang terlihat sudah lama menumpuk di pojok talut pantai itu hingga kini belum di bersihkan.

Padahal, pantai ini sejak diresmikan Gubernur Maluku, Said Assegaff pada 6 November 2017 lalu sangat ramai dikunjungi.

Bahkan, kawasan itu menjadi salah satu ikon wisata kuliner di Masohi.

Seorang tukang sapu yang kesehariannya membersihkan taman Ina Marina, Amu kepada TribunAmbon.com mengaku, tugasnya hanya membersihkan lokasi taman dan meletakan sampah pada tempat sampah yang disediakan.

Sedangkan, terkait tumpukan sampah pada pojok talud itu tidak termasuk tugasnya, melainkan tugas dinas terkait.

“Itu bukan tugas saya utuk membersihkan sampah itu. Itu tugas Dinas PU,” ucapnya kepada TribunAmbon.com di Pantai Ina Marina, Sabtu (20/2/2021) sore.

Adapun Amu telah bekerja sebagai tukang sapu di taman itu sejak tahun 2017 dan digaji per bulan Rp. 1.250 000.

Sayangnya gaji tukang bersih taman dulang Patita atau Pantai Ina Marina ini hanya setengah dari Upah Minimum Provinsi (UMP) yakni sebesar Rp. 2.604.960.

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved