Breaking News:

Maluku Terkini

Pengasong Kenari Pulau Saparua  Terkejut Ditegur Wabup Maluku Tengah di VIP Room  Ferry Cepat

Niatnya menjajakan kacang berkulit cokelat tua dan isi putih mengkilap ke orang nomor dua di kabupaten Maluku Tengah, diurungkan.

Tribun Ambon/thamzil
KABIN VIP - Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu L Leleury saat berada di kabin VIP KM Express Pricellia, dari Pelabuhan Tulehu Ambon ke Pelabuhan Amahai, Masohi, Sabtu (20/2/2021) siang. Sebelumnya politisi PDIP menegur pedagang asongan kenari saat transit Pelabuhan Tahaha, Pulau Saparua, karena tak menggunakan masker. 

SAPARUA, TRIBUNAMBON.COM --  "Hai, mana maskermu.." begitulah reaksi spontan Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu L Leleury,  di kabin VIP KM Express Praicillia, saat kapal sandar di Pelabuhan Tuhaha, Pulau Saparua, Maluku Tengah, Sabtu (20/2/2021) pagi. 

Kontan si wanita paruh baya yang disapa terkejut. Si wanita adalah pengasong cemilan kacang-kacangan ini.

"Baik, maaf Pak," ujar wanita berusia kisaran 35 tahun itu.

Masker jenis scuba yang disisipkan di keranjang dagangannya lansung dipakai.

Niatnya menjajakan kacang berkulit cokelat tua dan isi putih mengkilap ke orang nomor dua di kabupaten Maluku Tengah, diurungkan.

"Kanari beta Saparua e Buu," ujar si wanita, menawarkan jajanannya ke penumpang lain di seat 05 VVIP.

Si wanita adalah salah satu penjaja kacang  kenari khas Saparua

Dia masuk ke kabin Very Important Persons (VIP) Cabin kapal ferry cepat rute Pelabuhan Tulehu, Ambon - Pelabuhan Amahai, Masohi, transit di dermaga Tuhaha.

Saban hari, dia dan belasan warga pulau diantara Ambon dan Pulau Seram ini, nekat masuk kabin.

Meski hanya kurang dari 10 menit, pengasong dari Saparua ini, selalu mencari celah untung.

Sedangkan Sang Wakil Bupati Malteng, Marlatu baru tiba dari Jakarta untuk urusan dinas, dan melanjutkan perjalanan ke Masohi, ibukota kabupaten utama di Pulau Seram.

"Saya kalau ketemu warga yang tak pakai masker saya pasti tegur," ujar pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Batas Kota Masohi itu, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maluku Tengah ini memang selalu aktif mengkampanyekan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) di kampungnya.

"Spontan saja Dik, pokonya kalau lihat orang tak pakai masker lamgsung saya tegur," ujar wakil bupati dua periode ini bersama Tuasikal Abua ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved