Breaking News:

Cuaca

Waspada Gelombang Tinggi di Maluku Tengah, Nelayan Diimbau Tak Melaut Lima Hari Kedepan

Nelayan diharapkan sebelum melaut terlebih dahulu melihat informasi soal cuaca dan iklim

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Salama Picalouhata
Lukman Mukaddar
Pantai di Masohi, Maluku Tengah. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah menghimbau nelayan mewaspadai fenomena La Nina.

Pasalnya, fenomena itu berpotensi akan menimbulkan angin kencang, curah hujan tinggi dan gelombang tinggi yang terjadi secara tiba-tiba.

Dia memprediksi fenomena itu akan terjadi selama lima hari ke depan.

Dia mengimbau kepada nelayan  agar dapat mewaspadai gelombang tinggi saat melaut.

“Demi keselamatan di laut, kami mengimbau agar sebaiknya berhati-hati saat melaut,” ujar dia.

Dia pun mengingatkan, melaut saat angin kencang beresiko proses penjaringan ikan tidak berjalan dengan baik.

“Kalau nelayan tradisional cara menangkapnya sederhana, saat hujan ini akan sulit dilakukan otomatis hasil tangkapannya tidak optimal,” katanya.

Dia berharap, nelayan terus memantau informasi cuaca, agar tidak melaut saat gelombang tinggi.

“Informasi ini sangat penting. Untuk itulah kita berharap nelayan sebelum melaut terlebih dahulu melihat informasi soal cuaca dan iklim,” pungkasnya.

Fenomena La Nina ialah fenomena iklim global yang ditandai dengan adanya anomali suhu muka air laut di Samudera Pasifik tengah ekuator. Di lokasi tersebut, suhu muka air laut lebih dingin dari biasanya. Bahkan, BMKG menyebut hingga saat ini suhu di sana mencapai lebih dari minus 1 derajat celcius.

La Nina juga menyebabkan curah hujan lebih tinggi sehingga meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved