Breaking News:

Maluku Terkini

Sekolah Tatap Muka di Maluku Tengah Tunggu Persetujuan Bupati

Rencana itu ditandai dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Maluku Tengah.

TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, DR. Askam Tuasikal, Jumat (19/2/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah merencanakan siswa sekolah tingkat dasar dan menengah pertama (SD, SMP) di daerah itu segera membuka sekolah tatap muka.

Rencana itu ditandai dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Maluku Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, DR. Askam Tuasikal kepada TribunAmbon di Masohi, Jumat (19/2/2021) membenarkan hal tersebut. Kata dia, Ranperda itu sudah disusun oleh Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan setempat.

Namun kata dia, apa isi dari ranperda tersebut belum bisa disampaikan lantaran belum ada persetujuan Bupati. Dia juga mengatakan, apakah nantinya ranperda itu diperdakan ataukah hanya dijadikan peraturan Bupati saja.

“Jadi kalau bicara tentang Ranperda yah sementara diproses, apakah itu nanti berupa peraturan  bupati ataukah keputusan bupati, itu sementara draftnya sudah disiapkan, isinya bagaimana itu kita belum bisa bicara karena belum di pulish,” kata Askam.

Meski begitu Askam menegaskan jika disetujui Bupati maka tahun 2021 ini akan segera melakukan belajar tatap muka.

“Kalau nanti disetujui ya pasti jalan,”akuinya ketika ditanya wartawan TribunAmbon.

Baca juga: Waspada Gelombang Tinggi di Maluku Tengah, Nelayan Diimbau Tak Melaut Lima Hari Kedepan

Baca juga: Di Maluku Tengah Baru 4 Pejabat SKPD yang Divaksin

Hal ini ditegaskan kembali Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Maluku Tengah, Yusuf Marasabessy. Yusuf mengatakan, Ranperda tentang belajar tatap muka itu sudah disusun dan telah diserahkan ke Bagian Hukum Setda Maluku Tengah untuk dilakukan pengkajian hukum.

Tak hanya itu, kata dia, gagasan membentuk Ranperda tersebut juga sudah sampai ke telinga Bupati. Dan Bupati sendiri mengaku akan melihat dan mempelajari ranperda tersebut setelah kembali dari perjalanan dinas ke Jakarta.

“Sudah saya sampaikan ke pak bupati juga dan beliau mengatakan nanti akan dilihat setelah beliau pulang dari Jakarta,”tukasnya.

Sementra itu Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Maluku Tengah Aji Tuakia yang hendak dikonfirmasi TribunAmbon.com perihal informasi tersebut belum berada di tempat lantaran dalam tugas luar.

“Pak Kabag belum datang karena masih ada hajat keluarga di kampung,”ujar salah satu pegawainya. (*)

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved