Breaking News:

Maluku Terkini

Di Seram Bagian Timur, Guru Patungan Rehabilitasi Sekolah

Kepala Sekolah dan Guru se-Kecamatan Kian Darat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) patungan uang untuk rehabilitasi dua unit bangunan sekolah yang ru

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Disbudpora Seram Bagian Timur
SBT - Kepala Sekolah, Guru dibantu warga Rehabilitasi bangunan sekolah di Kian Darat 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

TRIBUNAMBON.COM, - Kepala Sekolah dan Guru se-Kecamatan Kian Darat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) patungan uang untuk rehabilitasi dua unit bangunan sekolah yang rusak.

Yakni, Sekolah Dasar (SD) 3 Kian Darat di Desa Filial Bati Kelusi, dan Sekolah lainnya di Bati Rumoga, Kian Darat.

Dua sekolah di daerah pedalaman Seram Bagian Timur.

Dari hasil patungan itu, para guru dibantu warga setempat memperbaiki bagian dinding, plafon dan atap bangunan yang rusak.

AMBON -, Kepala Sekolah, Guru dibantu warga Rehabilitasi bangunan sekolah di Kian Darat
AMBON -, Kepala Sekolah, Guru dibantu warga Rehabilitasi bangunan sekolah di Kian Darat (Courtesy / Disbudpora Seram Bagian Timur)

“Bagian dinding dicat ulang, plafon diganti baru dan kerusakan lainnya diperbaiki,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga (Kadispora) SBT, Sidiq Rumlowak kepada TribunAmbon.com, Selasa (16/2/2021).

Lanjutnya, pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi sendiri digelar, Senin (15/2/2021) saat dirinya dan jajaran UPT Pendidikan meninjau langsung sekolah tersebut.

“Sebelumnya, banyak laporan yang saya terima, jadi saya turun langsung untuk melihat kondisi lapangan,” katanya.

Setelah perbaikan, tenaga guru juga dialokasikan untuk mengisi jadwal pelajaran di sekolah yang berjarak lebih dari 80 kilometer dari pusat kota Bula itu.

Lanjutnya dijelaskan, Kepala sekolah dan guru diminta patungan dengan tujuan meningkatkan kepedulianmereka atas kondisi pendidikan.

Menurutnya, kepala sekolah dan guru tidak hanya bertugas mengurusi proses belajra mengajar semata, namun juga ikut membangun dunia pendidikan. Sehingga membutuhkan kepekaan yang tinggi.

"Mengajak patungan, dengan sendirinya sudah mengetuk kepedulian mereka akan kondisi pendidikan,” cetusnya.

Direncanakan, ajakan patungan ini juga akan dilakukan di Kecamatan Kelmury dan kecamatan lainnya.

“Kita mau ke Kelmury, di dusun Dawang, selama ini anak-anaknya menyeberang kali juga, sehingga warga sementara menyiapkan material untuk membangun sekolah,” katanya.
“Kali ini warga juga ikut berswadaya,” tandasnya.

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved