Breaking News:

Kuliner Maluku

Jual Sambal Goreng Ikan Teri, Mahasiswa Asal Maluku Ini Raup Untung Hingga 25 Juta Per Bulan

Anak muda asal Negeri Kabauw, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Izzul Latuconsina mampu meraup keuntungan 20 hingga 25 juta dalam sebulan.

TribunAmbon.com/Mesya
MALUKU - Mahasiswa asal Maluku, Izzul Latuconsina, mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas 17 agustus 1945 Surabaya memiliki usaha sambal goreng ikan teri yang berpusat di Kabupaten Jombang, Jawa Tengah. 

Ide bisnis ini muncul begitu saja, katanya. Melihat begitu banyak kiriman ikan teri kering dari keraba ibunya di Jailolo, Halmahera Barat.

Awalnya dia kebingungan, mau diapakan ikan teri kering itu.

“Dulu ada orang yang kasih sekitar 15 kilogram ikan teri yang berasal dari Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat untuk ibu saya secara cuma-cuma,” tuturnya mengingat kembali kisah itu.

Izzul kemudian berinisiatif bagaimana jika ikan teri kering dalam jumlah banyak itu diproses dengan cita rasa khusus dan dijual agar menghasilkan uang.

Dari situlah muncul ide pembuatan sambal ikan teri.

Bahan dasar diperoleh Izaac dari Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat.

Namun, kondisi cuaca yang tak menentu sementara permintaan pasar kian meningkat, dia kemudian menggandeng salah satu perusahaan produksi ikan teri di Desa Sawai, Maluku sebagai pemasok bahan dasar tersebut.

“Saya sengaja mencari partner produksi ikan teri dari Maluku, selain produk ikannya yang berkualitas juga supaya bisa sama-sama memanfaatkan produk lokal,” ucap Izzul.

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved