Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Hari ini, 37 Orang di Maluku Tengah Disuntik Vaksin Dosis ke-2

Penerima vaksin dosis ke-2 ini, yakni tenaga medis, pejabatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Wartawan.

TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Kepala BPBD Maluku Tengah, Bob Rahmat saat melakukan pemeriksaan darah di meja screening di RSUD Masohi, Rabu (10/2/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM -  Sebanyak 37 wajib vaksin terima suntikan vaksin sinovac dosis ke-2 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi, Rabu (10/2/2021).

Penerima vaksin dosis ke-2 ini, yakni tenaga medis, pejabatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Wartawan.

Direktur RSUD Masohi, dr. Ursula Surjastuti usai pelaksanaan vaksinasi menyatakan, 37 orang itu adalah mereka yang sebelumnya telah menjalani vaksinasi dosis pertama, 27 Januari.

“Sudah kami undang, dan jadwalnya jam 10 hari ini,” ujar dr. Tuti kepada TribunAmbon.com, Rabu.

Lanjutnya dijelaskan, untuk tahap II ini bisa dilaksanakan di semua fasilitas kesehatan yang ditetapkan. Sehingga tidak harus di RSUD.

Caranya, wajib vaksin tinggal menunjukan kartu vaksinasi tahap I ke petugas Vaksinator di Puskesmas setempat.

“Tapi silahkan kalau mau ke puskesmas juga boleh,” ungkapnya.

Vaksinasi Tahap II di Maluku Tengah Baru Capai 30.7 Persen dari 2.102 Wajib Vaksin

Vaksin yang disiapkan pada tahap II kali ini masih diprioritaskan untuk nakes serta pejabat yang sebelumnya sudah maupun belum sempat vaksin tahap awal karena mengalami masalah medis. 

“Masih nakes dan kemarin yang ikut vaksi pertama,” tandasnya.

Diketahui pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Maluku Tengah masih jauh dari target yakni baru mencapai 30.7 persen.

Dari data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Maluku, terdata baru 632 orang telah menerima suntikan vaksin sinovac dosis pertama dari total 2.102 wajib vaksin.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung menyatakan, selain karena gagalnya registrasi online, kebanyakan tenaga kesehatan serta pejabat gagal mengikuti vaksinasi akibat kondisi medis.

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Fandi Wattimena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved