Vaksinasi Covid 19
Baru Mencapai 30 Persen, Kepala Puskesmas Maluku Tengah Diminta Percepat Vaksinasi
Pasalnya, pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Maluku Tengah masih jauh dari target yakni baru mencapai 30.7 persen.
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, Jeni Adijaya meminta Kepala Puskesmas mempercepat vaksinasi Covid-19.
Baginya, tenaga kesehatan di setiap fasilitas kesehatan wajib menerima vaksinasi.
Hal itu membantu mereka aman dari serangan corona virus disease 2019 (covid-19).
“Merekalah yang berhadapan langsung dengan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga vaksin dapat menimbulkan kekebalan terhadap serangan virus,” kata Adijaya, Rabu (10/2/2021).
Dia melanjutkan, apalagi pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Maluku Tengah masih jauh dari target yakni baru mencapai 30.7 persen.
Dari data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Maluku, terdata baru 632 orang telah menerima suntikan vaksin sinovac dosis pertama dari total 2.102 wajib vaksin.
Adijaya mengakui tidak mencapai target vaksinasi lantaran adanya masalah kesehatan saat screening.
“Selain dari penyakit bawaan, kan ada juga yang darah naik saat di screening,”ujar Adijaya.
Dia berharap, kepala puskesmas lebih meningkatkan mobilitas vaksinasi.
Dia juga meminta, para nakes harus siap untuk divaksin agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat.
“Saya kira semua harus bisa menjadi contoh, selain itu juga nakes ini adalah garda terdepan yang nberhadapan langsung dengan pelayanan kesehatan,”ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/10022021-dinkes-malteng.jpg)