Breaking News:

Ambon New Port

Sekprov Maluku: Pembebasan Lahan & Relokasi 150 Rumah Warga Desa Waai dan Liang Rampung Mei 2021

Sekda Maluku Kasrul Salang ditunjuk jadi Ketua Tim Persiapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Pelabuhan Perikanan Terintegrasi Berskala Internasional

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com: Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM –  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Kasrul Selang menargetkan tahapan pembebasan lahan dan relokasi sekitar 150 rumah warga Desa Waai dan Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, rampung medio Mei 2021.

Bicara dalam kapasitas sebagai Ketua Tim Persiapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Pelabuhan Perikanan Terintegrasi Berskala Internasional, Kasrul menyebutkan, pembebasan lahan adalah tahapan krusial sebelum dimulainya Proyek Ambon New Port dan Lumbung Ikan Nasional (LIN) Maluku di pesisir barat Pulau Ambon itu.

Ini dia ungkapkan kepada wartawan usai rapat tim di Badan Pertanahan Nasional/ATR Maluku di Kota Ambon, Selasa (9/2/2021) siang.

Kasrul menyebut tahapan taksasi harga dan pembebasan lahan, serta relokasi 150 rumah di kawasan ini, menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan Pemkab Maluku Tengah.

Kasrul optimistis tahapan ini berjalan sesuai target yang ditentukan pemerintah pusat.

MALUKU - Ekspor ikan itu ditandai dengan  pemasangan kertas segel oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono dan Gubernur Maluku Murad Ismail, Sabtu (7/2/2021).
MALUKU - Ekspor ikan itu ditandai dengan pemasangan kertas segel oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono dan Gubernur Maluku Murad Ismail, Sabtu (7/2/2021). (Courtesy / Humas Pemda Maluku)

“Saya kira tidak terlalu banyak yang tinggal di wilayah ini, sehingga pembebasan juga dalam artian tidak terlalumengorbankan hak banyak orang,” ujarnya.

Kasrul tak merinci alokasi pembebasan lahan ini.

Dua proyek strategis nasional ini dijadwalkan mulai beroperasi 2023 mendatang.

Dua proyek ini akan menggunakan lahan sekitar 700 Ha.

Halaman
1234
Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Nur Thamsil Thahir
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved