Breaking News:

Maluku Terkini

Kebut Pembangunan Ambon New Port, 150 Rumah Warga Waai dan Liang Akan Direlokasi

Rencana itu disiapkan menyusul pembebasan lahan untuk pembangunan Ambon New Port di kawasan perbatasan Desa Waai dan Liang.

Courtesy/ Humas Provinsi Maluku
Rapat awal Tim Pembebasan Lahan pembangunan Ambon New Port di Aula Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maluku, Senin (8/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Provinsi Maluku berencana merelokasi pemukiman warga di tepi pantai perbatasan Desa Waai dan Liang.

Rencana itu disiapkan menyusul pembebasan lahan untuk pembangunan Ambon New Port di kawasan tersebut.

Ketua Tim Persiapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Pelabuhan Perikanan Terintegrasi Berskala Internasional, Kasrul Selang mengatakan, ada 150 rumah yang akan direlokasi.

“Saya kira tidak terlalu banyak yang tinggal di wilayah ini, sehingga pembebasannya juga
dalam artian tidak terlalu banyak mengorbankan banyak orang,” ujarnya.

Meskipun begitu, dia mengatakan pihaknya tetap mengedepankan prosedur yang berlaku, terutama terkait hak-hak masyarakat setempat.

“Sudah banyak contoh,  kalau salah mengelola, jaksa panggil untuk jalani pemeriksaan. Jadi memang harus ikuti prosedur yang harus dilewati dalam pembebasan lahan ini,” kata Sekda.

Selang juga berharap adanya dukungan masyarakat Maluku khususnya Desa Waai dan Liang agar proses pembangunan pelabuhan ini dapat berjalan lancar.

” Saya kira upaya pemerintah pusat dengan membangun pelabuhan terpadu sebagai bagian dari Maluku sebagai LIN harus kita dukung, karena kedepan akan menyerap tenaga kerja dan mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat khususnya di Wai dan Liang,” katanya.

Adapun pembebasan lahan untuk pembangunan pelabuhan terintegrasi Ambon New Port ini, ditargetkan tuntas pada Mei 2021 mendatang.

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved