Maluku Lumbung Ikan Nasional
Gubernur Maluku: Ekspor Perikanan Terus Tumbuh di Tengah Pandemi
Tercatat, ekspor perikanan sepanjang 2020 meningkat 261 persen dari tahun sebelumnya.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan, sektor perikanan menjadi salah satu sektor yang tetap tumbuh di tengah pandemic Covid-19.
Tercatat, ekspor perikanan sepanjang 2020 meningkat 261 persen dari tahun sebelumnya.
Dia menyebut, ekspor perikanan di tengah pandemi, mencapai 7.735 ton atau senilai Rp 630,6 miliar.
“Kita patut berbangga, selama masa pendemi justru ekspor produk perikanan terus tumbuh," katanya saat menghadiri kegiatan ekspor ikan di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Sabtu, (6/2/2021).
Dia melanjutkan, sejumlah negara telah menjadi pelanggan setia produk perikanan Maluku.
Seperti China, Jepang, Amerika Serikat, Vietnam, Hong Kong, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Srilanka.
Komoditas paling diminati adalah udang, ikan tuna, kerapu hidup, dan kepiting bakau.
“Pertumbuhan ekspor ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan produktivitas perikanan tangkap di Maluku,” ucap Murad.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono yang turut hadir melepas ekspor ikan tuna segar itu berharap ekspor ikan terus berlanjut.
“Semoga kegiatan ekspor ikan ini terus berlanjut agar dapat meningkatkan kepercayaan pasar dunia terhadap produk perikanan di Indonesia,” kata Trenggono.
Menurutnya, perlu adanya pembinaan secara rutin kepada pelaku usaha perikanan terkait upaya penanganan mutu ikan agar selalu diterima di pasar ekspor.
Kemarin, sebanyak 53,6 ton ikan segar dengan senilai 7,1 miliar ini diekspor ke tiga negara tujuan yakni Jepang, Amerika dan Vietnam, di Bandara Internasional Pattimura Ambon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/murad-ekspor-ikan-622021.jpg)