Breaking News:

Spot Wisata di Maluku

Air Panas Hatuasa Tulehu Tetap Ramai di Tengah Pandemi

Wisata Air Panas Hatuasa, Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah tetap ramai di tengah mewabahnya Covid-19.

Penulis: Salama Picalouhata | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Salama
Maluku - Wisata Air Panas Hatuasa, Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, Selasa (2/2/2021). 

Laporan WartawanTribunAmbon.com, Salama Picalouhata

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Wisata Air Panas Hatuasa, Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah tetap ramai di tengah mewabahnya Covid-19.

Pengelolaa permandian wisata Air Panas Hatuasa, Said Laraino mengaku, meski di tengah pandemi Covid-19, namun pengunjung masih terbilang ramai.

“Apalagi saat akhir pekan itu ramai sekali,” ujar Said, Rabu (3/1/2021) dini hari.

Katanya, lebih dari 500 wisatawan bisa datang pada Sabtu atau Minggu. Jumlahnya akan lebih banyak lagi saat libur hari raya.

Said mengatakan, jumlah pengunjung pernah berkurang pada saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pertama kali.

“Jadi palingan orang kampung saja yang datang,” ujarnya.

Dari pantauan TribunAmbon.com, ratusan warga terlihat memadati kawasan wisata tersebut meski pandemi corona belum mereda.

Bahkan, protokol kesehatan tidak diterapkan oleh para petugasnya.

Para pengunjung terlihat tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan berkerumunan di kolam.

Menurutnya, hal ini terjadi karena masyarakat percaya air panas ini mampu menyembuhkan segala penyakit dan mematikan virus.

“Karena kan memang banyak juga dari pengunjung yang datang kesini untuk berobat,” tuturnya.

Dia menceritakan, pernah ada orang yang datang dengan kondisi lumpuh karena stroke.

12 hari berturut-turut berendam di air panas Hatuasa, orang tersebut bisa kembali jalan.

Maluku - Wisata Air Panas Hatuasa, Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, Selasa (2/2/2021).
Maluku - Wisata Air Panas Hatuasa, Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, Selasa (2/2/2021). (TribunAmbon.com/Salama)

Hatuasa berada di antara bukit-bukit tinggi yang masih tertutup oleh vegetasi yang lebat.

Pepohonan yang menaungi pemandian mampu menyuguhkan suasana yang sejuk sehingga memberi kenyamanan lebih saat berendam air panas.

Untuk menikmati kedua pemandian air panas itu, setiap orang hanya butuh mengeluarkan uang Rp 5.000 untuk biaya tiket masuk.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved