Breaking News:

Maluku Terkini

ASN Kecewa Pelaksanaan Rapid Test Antigen Molor Lagi

Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengaku kecewa lantaran petugas pelaksana rapid test antigen tak kunjung datang.

Tidak ada
Petugas pelaksana rapid test antigen tak kunjung datang di kantor Gubernur Maluku, Sabtu (30/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tiga jam menunggu, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengaku kecewa lantaran petugas pelaksana rapid test antigen tak kunjung datang.
Puluhan ASN ini datang dari berbagai kedinasan. Di antaranya, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, juga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku.
ASN dari kedua dinas ini dijadwalkan untuk dirapid pada, Sabtu (30/1/2021) pagi di lokasi pelaksanaan di pelataran kantor Gubernur Provinsi Maluku.
Dari pantauan TribunAmbon.com di lapangan, puluhan ASN itu telah mendatangi kantor Gubernur Maluku sejak pukul 08.00 WIT.
Di halaman kantor itu terlihat sebagian dari mereka memenuhi kursi tunggu di tenda orange, ada yang memilih berdiri di bawah pohon dan sisanya hanya duduk di pembatas jalan.
Seorang ASN di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Eda Jahawadan mengaku, dari total 45 orang, setidaknya ada 40 dari pihaknya yang untuk melakukan rapid test antigen.
" Jadwal tes jam 9 hingga 10 pagi. Tapi, kita sudah tunggu dari jam 8 tadi," ucap Eda kepada TribunAmbon.com saat ditemui di lokasi pelaksanaan rapid test antigen, Kantor Gubernur Provinsi Maluku, Sabtu (30/1/2021).
Beberapa dari mereka, lanjut dia, sudah tak bisa menunggu lebih lama lagi. Kemudian satu per satu meninggalkan lokasi tes.
Sementara 30 ASN dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kebagian jadwal tes pukul 14.00 WIT. Namun, mereka datang lebih awal, karena khawatir tidak mendapatkan kartu antrian.
"Mekanisme yang berkaitan dengan pelaksanaan ini harus kita mendapat kartu antrian. Dan sudah empat kali saya belum mendapatkan kartu," sebut Kepala Seksi P2KTrans Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Maluku, John Soukotta.
Menurutnya, dari sisi waktu, dia merasa dirugikan. Pasalnya, ada agenda lain yang harus dikerjakan.
Namun, dia , dia harus memenuhi kewajibannya sebagai seorang ASN di lingkup Pemerintahan Provinsi dengan melakukan rapid test antigen sebagai syarat masuk kantor di tengah pandemi saat ini.
"Ya kita tunggu saja. Jika memang hari ini tidak terlaksana ya kita kecewa," pungkasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Provinsi Maluku saat dikonfirmasi secara terpisah menyampaikan, petugas kesehatan yang bertugas melaksanakan rapid test antigen di lingkungan kantor Gubernur Provinsi Maluku seharusnya sudah memulai aktivitas tersebut pada pukul 09.00 WIT.
"Saya sudah telpon mereka (petugas kesehatan) untuk segera mendatangi tempat pelaksanaan rapid," ujar dia melalui telpon seluler, Sabtu (30/1/2021).

Adapun wajib rapid antigen ini merupakan persyaratan masuk kantor bagi ASN di lingkup Pemerintahan Provinsi Maluku. Upaya ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan antisipasi lonjakan angka kasus di Februari mendatangi.
Wajib rapid ini telah diberlakukan sejak 25 Januari hingga 28 Februari 2021.

Penulis: Adjeng Hatalea
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved