Breaking News:

Boris Johnson Janjikan Pelonggaran Lockdown Bertahap, Sekolah di Inggris Buka Mulai Maret 2021

Perdana Menteri (PM) Boris Johnson berharap Inggris dapat melonggarkan lockdown secara bertahap pada awal Maret 2021 mendatang.

EPA/Guardian
Perdana Menteri (PM) Boris Johnson berharap Inggris dapat melonggarkan lockdown secara bertahap pada awal Maret 2021 mendatang. 

TRIBUNAMBON.COM - Perdana Menteri (PM) Boris Johnson berharap Inggris dapat melonggarkan lockdown secara bertahap pada awal Maret 2021 mendatang.

Boris Johnson mengatakan kepada Anggota Parlemen bahwa dia bermasud menyusun rencana untuk mengurangi penguncian di Inggris pada pekan terakhir Februari 2021, dengan mengamati kriteria/faktor-faktor yang dibutuhkan.

Mengutip BBC, kriteria tersebut termasuk angka kematian dan jumlah pasien rawat inap, kemajuan vaksinasi dan varian baru virus corona.

Baca juga: Dalam 5 Hari Terakhir, 109 Pasien Positif Covid-19 Ambon Dilaporkan Sembuh

Dalam sebuah pernyataan kepada Parlemen, Boris Johnson mengatakan, data ilmiah tidak cukup jelas untuk membuat keputusan sekarang.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara selama konferensi pers virtual tentang pandemi Covid-19, di dalam 10 Downing Street di pusat kota London pada 27 Januari 2021. Johnson mengatakan Rabu bahwa sekolah akan menjadi tempat pertama yang diizinkan untuk dibuka kembali, tetapi tidak sebelum 8 Maret paling cepat, setelah pemerintah menyelesaikan vaksinasi bagi orang-orang yang paling rentan pada pertengahan Februari.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara selama konferensi pers virtual tentang pandemi Covid-19, di dalam 10 Downing Street di pusat kota London pada 27 Januari 2021. Johnson mengatakan Rabu bahwa sekolah akan menjadi tempat pertama yang diizinkan untuk dibuka kembali, tetapi tidak sebelum 8 Maret paling cepat, setelah pemerintah menyelesaikan vaksinasi bagi orang-orang yang paling rentan pada pertengahan Februari. (Geoff PUGH / POOL / AFP)

Dia berharap dapat menerbitkan peta jalan secara rinci dalam waktu kurang dari satu bulan, setalah "gambaran menjadi lebih jelas".

BBC sebelumnya melaporkan bahwa Boris Johnson mengumumkan rencana pembatasan di perbatasan lebih ketat, untuk memerangi penyebaran varian baru virus corona.

Pihak terkait harus mengonfirmasi semua yang datang dari negara beresiko tinggi untuk melakukan karantina di hotel dan menyiapkan akomodasi lainnya sekira 10 hari.

Menyoal kondisi ini, Boris Johnson berada di bawah tekanan dari Anggota Parlemen Tory, untuk menjelaskan bagaimana lockdwon saat ini akan berakhir.

"Pelonggaran pembatasan bergantung pada data yang muncul, tergantung seberapa efektif vaksin menghentikan penularan virus corona," jelasnya.

Baca juga: UPDATE Corona Indonesia 27 Januari 2021: Pasien Sembuh Bertambah 10.975 Orang

Isyaratkan Pelonggaran Lockdown Dimuali dengan Pembukaan Sekolah

Halaman
123
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved