Breaking News:

Ambon Terkini

6.636 Nama Penerima BPUM di Ambon Belum Terverifikasi, Marthin Keiluhu: Segera Lakukan Pengecekan

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon, Marthin Keiluhu mengatakan, dana akan dikembalikan ke negara jika nama penerima belum terverifikasi.

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Mesya
BPUM - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon, Marthin Keiluhu mengatakan, dana akan dikembalikan ke negara jika nama penerima belum terverifikasi, Ambon, Rabu (27/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dua hari jelang penutupan, 6.636 nama penerima Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) di Kota Ambon belum terverifikasi di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon, Marthin Keiluhu mengatakan, dana akan dikembalikan ke negara jika nama penerima belum terverifikasi.

“Jika sampai dengan (31/1/2021) belum ada konfirmasi dari nama penerima bantuan tersebut, maka dananya akan dikembalikan ke pemerintah,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Marthin Keiluhu kepada TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Rabu (27//1/2021).

Sementara berdasarkan data yang dihimpun Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon, ada sebanyak 30.013 pelaku usaha mikro yang tersebar di daerah tersebut. Data ini diambil dari berbagai sumber, terutama dari kantor kelurahan dan lembaga terkait lainnya.

“Dari data tersebut, saat ini yang baru terverifikasi sebanyak 23.377 penerima bantuan,” sebut dia.

Untuk itu dia menghimbau, bagi penerima yang datanya belum terverifikasi agar segera melakukan pengecekan di semua Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ada di Kota Ambon atau bisa langsung cek di eform.bri.co.id.

Adapun BPUM diberikan pemerintah khusus untuk pelaku UMKM sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No.6 Tahun 2020 dan Surat Edaran Kementerian Koperasi dan UKM No 267/SM/VIII/2020.

Bantuan sebesar Rp. 2,4 juta disalurkan langsung ke rekening pelaku UMKM yang memenuhi syarat. Dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan ekonomi di tengah pandemi covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved