Breaking News:

Banjir di Kalimantan Selatan

Mengaku Kasihan, Lindasari Bantu Evakuasi Kucing yang Terjebak Banjir di Kalimantan Selatan

Ada yang berbeda dari aksi yang dilakukan kelompok pemuda ini, mereka mengevakuasi kucing telantar di tengah banjir yang melanda Kalimantan Selatan.

Editor: sinatrya tyas puspita
Tiktok/@lndshr
Proses evakuasi kucing di tengah banjir Kalimantas Selatan. 

Para netizen juga mendoakan semoga banjir di Kalimantan Selatan cepat surut.

Baca juga: Ibu Korban Banjir di Kalsel Namai Anaknya yang Baru Lahir dengan Nama Banjiriah

Baca juga: Tak Sepakat dengan Jokowi, Walhi Sebut Banjir di Kalsel tak Hanya Karena Curah Hujan

Pengunggah video, Lindasari, mengatakan aksi evakuasi kucing di tengah banjir ini dilakukan karena merasa kasihan melihat banyak kucing yang terjebak di lokasi banjir, terlihat kedinginan dan kelaparan.

Awalnya Linda hanya mengevakuasi beberapa kucing telantar yang berada di sekitar lingkungannya saja.

Namun, jumlah kucing yang telantar cukup banyak dan terdapat beberapa titik banjir yang sulit dijangkau, sehingga ia tidak bisa melakukan evakuasi sendirian.

Akhirnya Linda memutuskan untuk meminta bantuan kepada Catlovers Banjarmasin dan beberapa relawan pecinta hewan lainnya untuk membantu mengevakuasi kucing telantar.

Tak hanya mengevakuasi saja, Linda bersama relawan lainnya juga mendistribusikan pakan berupa dry food dan wet food untuk kucing-kucing yang terdampak banjir.

Baca juga: Menteri PUPR: InsyaAllah Dua Jembatan Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan Sore Ini Dapat Dilalui

Baca juga: Cerita Siti Noor Banjiriah, Bayi yang Lahir di Atas Perahu saat Banjir di Kalimantan Selatan

Lokasi evakuasi kucing telantar berada di Banjarmasin, Sei Lulut, dan Handil Bakti.

Linda menambahkan, selama proses evakuasi terdapat kendala yang dialami.

"Kendalanya kekurangan perahu karet untuk mengevakuasi kucing di titik-titik lokasi yang sulit dijangkau," jelas Linda saat dihubungi Tribunnews.com, pada Kamis (21/1/2021).

Perempuan kelahiran Banjarmasin ini telah melakukan evakuasi sejak seminggu yang lalu, saat awal Kalimantan Selatan dilanda banjir.

Baca juga: Pemerintah Jangan Jadikan Intensitas Curah Hujan Sebagai Kambing Hitam Banjir di Kalsel

Baca juga: Tangisan Pertama Bayi Banjiriah Saat Banjir Melanda Kalsel, Sang Ibu Berjuang Melahirkan di Perahu

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved