Breaking News:

Sempat Viral, Bayi 11 Bulan Penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Fao Nuntias Zai Berhasil Diidentifikasi

Bayi berusia 11 bulan penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang sempat viral berhasil teridentifikasi Tim DVI Polri, Minggu (17/1/2021).

Editor: Fitriana Andriyani
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas mengidentifikasi kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh KNKT sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut. 

Penyebab jatuhnya pesawat juga masih dicari oleh pihak terkait.

Sementara itu Badan SAR Nasional (Basarnas) melakukan perpanjangan proses pencarian korban dan pesawat Sriwijaya Air SJ182 hingga Senin (18/1/2021).

Kendati demikian belum diketahui apakah pencarian korban dan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 akan dilakukan perpanjangan atau tidak.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas Bambang Suryo Aji mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk memutuskan tentang kelanjutan operasi SAR Sriwijaya Air.

"Kita melihat hasil nanti karena kan perpanjangan pertama itu kan sampai dengan hari Senin. Nanti akan kita evaluasi apakah mau diperpanjang atau tidak menunggu hasil evaluasi besok," kata Bambang Suryo Aji, Minggu (17/1/2021).

Bambang menilai, tim SAR belum menemukan perekam pembicaraan pilot di kokpit (cockpit voice recorder/CVR).

Selain itu, body part korban SJ182 terus ditemukan petugas di lapangan setiap harinya.

Masih ditemukan body part korban SJ182, dapat membantu proses indentifikasi yang dilakukan tim DVI Mabes Polri di RS Polri Kramat Jati, Jakarta.

"Nanti kita lihat perkembangannya apakah di sana berkurang. Kalau di lapangan masih keliatan banyak korban yang masih kita evakuasi, kita akan terus melaksanakan evakuasi," katanya.

Bambang menambahkan, proses pencarian juga mempertimbangkan kondisi cuaca.

Alasannya, di titik pencarian selain angin dan arus bawah laut cukup kencang, terkadang menghambat proses pencarian korban dan puing pesawat.

"Yang menjadi persoalan sekarang adalah memang cuaca, karena di tempat lokasi itu selain angin dan arus bawah itu yang cukup kencang," ujarnya.

Menurut dia, keadaan cuaca itu mempengaruhi pelaksanaan pencarian khususnya pencarian CVR dan korban Sriwijaya Air.

Maksimalkan pencarian CVR dan ROV

Penampakkan black box berisi CVR pesawat Lion Air JT 610 di KRI Spica, Senin (14/1/2019).
Penampakkan black box berisi CVR pesawat Lion Air JT 610 di KRI Spica, Senin (14/1/2019). (KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Hingga saat ini, Basarnas terus melakukan pencarian perekam pembicaraan pilot di kokpit (cockpit voice recorder/CVR) di titik lokasi Pesawat Sriwijaya SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Bahkan Tim SAR Gabungan terus bekerja melakukan pencarian yang dilakukan tim penyelam hingga memaksimalkan menggunakan remotely operated vehicle (ROV).

"Kemarin ada informasi CVR udah ditemukan tapi itu kalau saya lihat dan saya konfirmasi dengan pihak KNKT merupakan casing-nya dari CVR tersebut, terlepas dari bagian utamanya," kata Bambang.

Meskipun casing dari CVR terlepas dari bagian utamanya, namun informasi dari KNKT bahan bagian terpenting dari CVR kuat, sehingga tidak mudah pecah, meski sudah terpisah dari casing.

Baca juga: Cerita Petugas DVI Atasi Kendala saat Proses Pemeriksaan Korban Sriwijaya Air SJ 182

Baca juga: Tim SAR Temukan Mesin Sriwijaya Air SJ 182 Seberat 200 Kilogram, Diangkut Pakai Forklift

Proses pencarian dengan ROV terus dimaksimalkan hingga saat ini.

Pasalnya, sinyal dari CVR sudah tidak memancar lagi sehingga cara efektif untuk menemukan menggunakan ROV.

"Yang efektif adalah dengan menggunakan ROV, kerja RO. itu maksimal bisa dilaksanakan yang terbaik adalah pada saat malam hari ketika tim penyelam sudah berkurang," katanya.

Pihaknya tidak dapat menjelaskan secara detail mengenai CVR karena wewenang dari KNKT.

Meskipun begitu, dia dan tim Basarnas terus berupaya melakukan pencarian CVR dan para korban Sriwijaya SJ-182.

(Wartakotalive.com/Desy Selviany)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Bayi Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang Viral di Media Sosial, Berhasil Teridentifikasi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved