Breaking News:

RSUP Dr J Leimena Ambon Siapkan 4 Ruangan Vaksinasi untuk Vaksin Gratis

Proses vaksinasi  harus melewati empat tahapan medis.Pertama adalah registrasi dan verifikasi data. Kedua screening riwayat medis, penyuntikan,

RSUP Dr J Leimena Ambon Siapkan 4 Ruangan Vaksinasi untuk Vaksin Gratis
Tribun Ambon/henrikus_toatubun
Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjangan RSUP Dr.J Leimena dr. Yan Aslian (55),

Jelang Vaksinasi Perdana, RSUP Dr J Leimena Ambon Nyatakan Siap

AMBON, TRIBUNAMBON.COM,- Manajemen Rumah Sakit RSUP Dr Johannes Leimena Ambon, menyiapkan empat ruangan khusus untuk melayani lima bulan masa vaksinasi gratis, Januari hingga Juni 2021 mendatang.

Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjangan RSUP Dr.J Leimena dr. Yan Aslian (55), mengemukakan ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan utama vaksinasi level provinsi, manajemen menyatakan siap vaksinasi Covid-19.

Jumat (15/1/20201) kemarin, rumah sakit ini memvaksin Gubernur Maluku Murad Ismail dan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Kasrul Salang, sebagai seremoni dan penanda dimulainya vaksinasi level provinsi.

Baca juga: Sistem Error, Hanya 1 dari 15 Paramedis Lolos Vaksinasi di Puskesmas Tawiri di Ambon

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Ungkap Alasan Mengapa Usia di Atas 60 Tahun Tak Disuntik Vaksin Sinovac

Baca juga: Masih Ada Tenaga Kesehatan di Ambon yang Ragu Divaksin Sinovac

 pertama yang akan melangsungkan proses vaksinasi perdana di Ambon,  siap dalam sejumlah persiapan.

Selain itu ada delapan tenaga kesehatan yang sudah dipersiapkan untuk menjadi vaksinator.

Delapan tenaga kesehatan tersebut terdiri dari dokter dan perawat yang telah teruji kualitasnya.

"RSUP Leimena siap," ujar dr. Yan Aslian (55), Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjangan RSUP Dr.J Leimena kepada TribunAmbon.Com, Kamis (14/1/2021), pagi.

Proses vaksinasi dimulai pukul 08.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT Jumat (15/1/2021).

Diagendakan 40 orang divaksin. Ke-40 orang ini sebagian besar tenaga kesehatan, vaksiniator, dan pejabat layanan publik.

Daftar nama penerima vaksin diberikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.

Sejumlah kesiapan pun telah dilakukan. Mulai dari  vaksin, ruangan dan tenaga medis yang bertugas sebagai vaksinator.

"Ada empat ruangan yang sudah disiapkan untuk empat tahapan vaksinasi besok," ujar Yan.

Tidak hanya itu, beberapa tempat yang disterilkan untuk tempat duduk penerima vaksin pun disiapkan.

Atribut-atribut seperti baliho vaksinasi pun tampak bergantungan di sudut-sudut RSUP Leimena.

Proses vaksinasi  harus melewati empat tahapan medis.

Pertama adalah registrasi dan verifikasi data.

Kedua screening riwayat medis.

Ketiga tahap penyuntikan,

Terakhir adalah tahap monitoring selama 30 menit pasca penyuntikan untuk mengetahui efek dari pemberian vaksin.

Vaksinasi merupakan langkah yang sangat penting untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Hal tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk menjaga kesehatan rakyat sekaligus menjaga kesehatan keuangan negara.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang dikutip melalui keterangan resmi, menyebutkan adapun pilihan vaksin secara nasional adalah produksi Pfizer, AstraZeneca, Novavax, dan Moderna yang sudah dapat izin persetujuan dari negara asalnya.

Sebagai informasi, penandatangan formulir B vaksin GAVI COVAX Facilities telah dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Menteri Kesehatan pada Kamis, 7 Januari 2021.

Proses vaksinasi pun telah dimulai hari ini langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19.

Penulis: Henrik Toatubun
Editor: Nur Thamsil Thahir
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved