Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Gunakan KTP Orang Lain, Pengacara Sarah Pertanyakan Prosedur Keamanan Penerbangan Sriwijaya Air

Pengacara Sarah Beatrice Alomau (19), Richard Riwoe mempertanyakan bagaimana KTP milik kliennya bisa digunakan orang lain untuk naik pesawat Sriwijaya

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas mengidentifikasi kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh KNKT sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut. 

TRIBUNAMBON.COM - Pengacara Sarah Beatrice Alomau (19), Richard Riwoe mempertanyakan bagaimana KTP milik kliennya bisa digunakan orang lain untuk naik pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Sebelumnya diketahui, Sarah yang berdomisili di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, terkejut saat mengetahui namanya masuk dalam data manifest penumpang pesawat yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Kemudian Sarah melakukan penelusuran terkait hal tersebut.

Hasilnya, ternyata teman kos sekaligus rekan kerja Sarah yang berada di Tangerang bernama Selvin Daro, menggunakan KTP-nya untuk pergi ke Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca juga: Diduga Mesin Sriwijaya Air SJ 182 Masih Hidup Sebelum Terbentur Air, Budhi Muliawan Beri Tanggapan

Oleh karena itu, Richard mempertanyakan prosedur kemanan yang membuat Selvin bisa masuk ke bandara dan naik ke pesawat.

“Ada CCTV semestinya ini bisa dicek kembali, dan mestinya untuk persyaratan terbang harus menunjukkan KTP asli."

"Apalagi juga ada persyaratan terbang rapid antigen. Kenapa ini bisa lolos terbang?” ujar Richard saat dihubungi, Selasa (12/1/2021).

Richard menegaskan, KTP asli dan semua identitas masih ada di tangan Sarah.

Richard memastikan bahwa selama bergaul dengan Selvin, Sarah tidak pernah meminjamkan identitasnya.

”Pertanyaannya, Selvin Daro ini pakai apa. Kalau pakai fotokopi atau foto dalam handphone, apa sesuai aturan?" kata Richard.

Halaman
12
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved