Breaking News:

Perkembangan Penyelidikan Kasus Tewasnya Laskar FPI: Komnas HAM Dapat Rekaman CCTV dan Percakapan

Komnas HAM mendapat bukti petunjuk seperti rekam percakapan, rekaman CCTV jalan dari kerja sama dengan pihak yang dimintai keterangan.

Tangkap layar Kompas TV
Komisioner Komnas HAM, Amirudin, menyebut pihaknya menemukan sejumlah barang yang bisa menjadi bukti peristiwa yang terjadi di sektiar Km 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek tersebut. 

Shabri menjelaskan peristiwa itu terjadi semalam saat Rizieq dan keluarga, termasuk cucu yang masih balita menuju tempat acara pengajian subuh keluarga.

"Dalam perjalanan menuju lokasi pengajian subuh keluarga tersebut, rombongan diadang," kata Shabri.

Shabri pun menyebut sekelompok orang yang mengadang itu sudah menguntit rombongan Rizieq Shihab.

"Mereka mengadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga," kata dia.

Shabri menyebutkan, satu mobil berisi enam orang laskar tak diketahui keberadaannya.

Dia menyebut mereka hilang diculik.

"Kami mohon doa, agar satu mobil yang tertembak berisi enam orang laskar yang diculik agar diberi keselamatan," kata dia.

Adapun diketahui pihak kepolisian menegaskan tidak akan segan untuk melakukan tindakan bagi siapa saja yang menghalangi petugas dalam melakukan penyelidikan.

Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran meghimbau Rizieq Shihab untuk datang ke Polda Metro untuk memenuhi panggilan.

Diketahui Rizieq dan menantunya dipanggil ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan terkait kerumunan yang terjadi di Markas FPI 14 November 2020 lalu.

Saat itu diketahui adanya acara pernikahan putri dari Rizieq bernama Najwa Shihab.

(Tribunnews.com/Gilang Putranto, Kompas.com/Ivany Atina Arbi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komnas HAM Dapatkan Rekaman CCTV dan Percakapan di Penyelidikan Tewasnya 6 Laskar FPI dan Kompas.com dengan judul "Kronologi Tewasnya 6 Orang Pendukung Rizieq Shihab, Polisi Sempat Dipepet dan Diserang".

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved