Breaking News:

Gelar Pelatihan Pemuda, 'Gempar' Ajak Mahasiswa Kenali Alam dan Lingkungan Sosial

Tidak hanya belajar di bangku perkuliahan, mahasiwa dituntut untuk mencari sumber pengetahuan di luar kampus

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Para peserta pelatihan kepemudaan mengikuti diskusi 

Metode pembelajaran dilakukan melalui diskusi hingga model permainan disesuaikan dengan materi.

Sedangkan pemateri yang dihadirkan, dari akademisi, hingga praktisi, di antaranya, advokat dan jurnalis

"Meski berlangsung santai, target pemahaman materi mencapai 70%,"  ucapnya.

"Semua akan terukur saat dilakukan evaluasi usai penyampaian materi," ujar Mahasiswa Unpatti jurusan Ilmu Kelautan angkatan 2018 itu.

Pelatihan kepemudaan ini digelar selama tiga hari, terhitung Jumat 18 sampai 20 Desember 2020 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Penggunaan masker, dan jarak interaksi tetap dijaga selama pelatihan," cetusnya.

Para peserta pun antusias, menurut mereka, ruang pembelajaran ini jauh berbeda dari model ala kampus. Baik, materi maupun metode pembelajaran.

Mereka juga dimotivasi untuk memahami pentingnya pendidikan dalam membangun diri hingga lingkungan terdekat.

"Selain mengenal diri, kami juga diarahkan untuk mengenal lingkungan terdekat dan kemudian mengambil peran dalam kondisi yang dibutuhkan," jelas Michael Amanukany.

Adapun Gempar adalah komunitas belajar yang dibentuk pada 25 Desember 2019 oleh sejumlah mahasiswa Unpatti.

Baca juga: Lawan Covid-19, Dosen dan Mahasiswa di Ambon Turun Ke Gereja

Di antaranya Maula Pelu yang di daulat sebagai Ketua, Farhan sebagai sekretaris, dan Nadia Pelu sebagai bendahara. 

Komunitas berorientasi pendidikan itu beranggotakan 19 orang, mulai dari mahasiswa dan pemuda.

Pelatihan kali ini menjadi yang pertama digelar setelah setahun berdiri.

(*)

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved