Breaking News:

Penanganan Covid

Soal Vaksinasi Mandiri Covid-19, Jubir Kemenkes Sarankan Rumah Sakit Tunggu Aturan dari Pemerintah

Jubir Kemenkes buka suara terkait adanya pendaftaran vaksinasi Covid-19 yang dilakukan sejumlah rumah sakit swasta.

Tribun Ambon/biro media_setpres
VAKSIN COVID-19 - Petugas cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, mengangkut vaksin Sinovac, Corona, Selasa (8/12/2020) 

TRIBUNAMBON.COM- Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi angkat bicara terkait adanya pendaftaran vaksinasi Covid-19 yang dilakukan sejumlah rumah sakit swasta, meski izin penggunaan vaksin belum diterbitkan BPOM.

Ia menyampaikan, pemerintah belum menyiapkan detil teknis pelaksanaan vaksinasi mandiri.

"Sama sekali belum ada ya (arahan pemerintah). 

Kita kan itu sudah pada tahap pelaksanaannya.

Saat ini kan masih dalam rangka persiapan pelaksanaan vaksinasi itu dan kita masih menunggu dari Badan POM.

Sehingga kita sama sekali sebenarnya kalau ditanyakan apakah pernah meminta rumah sakit itu, ya sampai sejauh (tidak ada)," kata dr.Nadia saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (12/12/2020).

Baca juga: Polisi Tahan Rizieq Shihab hingga 31 Desember 2020, Ini Alasannya

Saat ini ujar Siti Nadia, pemerintah tengah fokus mempersiapkan program vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan medis sebagai prioritas pemberian vaksin Covid-19 Sinovac.

"Kalau kita bicara prioritas daripada vaksinasi ini adalah untuk tenaga kesehatan dan garda terdepan dan semuanya itu adalah melalui program pemerintah sementara untuk vaksinasi mandiri belum (masih dibahas)," terang perempuan yang juga menjabat Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes ini.

Lebih jauh ia berharap, agar rumah sakit dapat menunggu dan mengikuti prosedur dan ketentuan pemerintah terkait vaksinasi mandiri.

Terlebih, pelaksanaan program vaksinasi dilakukan dengan sistem satu data terintegrasi atau by name by address.

"Rumah sakit sebaiknya harus mengikuti standar, prosedur bahkan analisis informasi dari sistem yang dibangun oleh pemerintah. Pemerintah sedang menyiapkan kebijakan, sehingga kurang tepat rasanya kalau sekarang sudah mulai pendaftaran," ungkapnya.

Diketahui, flyer rumah sakit yang membuka pendaftaran vaksinasi Covid-19 diunggah di media sosial pada Jumat kemarin.

Misalnya, RS Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, RS Primaya, dan RS Bunda.

Rumah sakit mengumumkan untuk jenis dan harga vaksin Covid-19 masih menunggu perkembangan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jubir Sarankan Rumah Sakit Tunggu Aturan Pemerintah terkait Vaksinasi Mandiri Covid-19, 

Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved