Breaking News:

tips dan trik

Cara Pengereman Darurat, Simak di Sini

Menempelkan jari tangan di tuas rem motor merupakan kebiasaan buruk pengendara motor. Kebiasaan tersebut bisa berdampak buruk bagi pengendara

mpm-motor.co.id
Ilustrasi Pengereman Motor- Menempelkan jari tangan di tuas rem motor merupakan kebiasaan buruk pengendara motor. Kebiasaan tersebut bisa berdampak buruk bagi pengendara. 

Teknik tersebut dikenal dengan istilah squezee.

"Jadi, pengereman tidak boleh dilakukan dengan cara menarik tuas satu kali sekaligus. Sebab, cara ini berbahaya karena bisa membuat pengendara terlempar ke arah depan," ujar Jusri.

Jusri juga menambahkan, pengereman juga bisa dibantu dengan rem belakang.

Engine brake juga bisa dilakukan untuk pengereman yang lebih optimal.

Kunci dari pengereman mendadak adalah melakukan dengan halus, tenang, dan tetap fokus.

Usahakan jangan sampai rem terkunci hingga membuat motor tak bisa dikendalikan.

"Kalau keadaan darurat maka pengereman harus cepat, harus hard braking, kondisi ini berpotensi membuat roda terkunci."

"Ini harus dihindari karena bisa membuat motor kehilangan kendali, bikers bisa terpeleset dan jatuh," kata Jusri.

PT Pertamina (Persero) mengajak pebalap senior Indonesia, Doni Tata dan Rifat Drive Labs menggelar acara Coaching Clinic Safety Riding di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/2/2018).
PT Pertamina (Persero) mengajak pebalap senior Indonesia, Doni Tata dan Rifat Drive Labs menggelar acara Coaching Clinic Safety Riding di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/2/2018). (HO)

Berbeda dengan motor yang sudah dilengkapi ABS, dalam kecepatan kencang, menekan rem dengan penuh pun ban tidak akan terkunci.

Sebab pembagian porsi cengkeraman rem sudah diatur oleh sistem.

Halaman
1234
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved