Breaking News:

Virus Corona di Ambon

Tak Yakin ASN Pemkot Ambon Meninggal karena Covid-19, Wali Kota: Ini Harus Jadi Pelajaran

Seorang ASN lingkup Pemerintah Kota Ambon meninggal dunia karena terpapar Covid-19, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy pun mengaku sempat tak yakin

Kontributor TribunAmbon.com/Helmy
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy berikan keterangan bagi Wartawan. 

Laporan Kontributor tribunambon.com, Helmy

TRIBUNAMBON.COM - Seorang ASN lingkup Pemerintah Kota Ambon meninggal dunia karena terpapar Covid-19 setelah menjalani perawatan selama dua minggu di rumah. 

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy pun mengaku sempat tak yakin atas kabar tersebut.

Hal ini disampaikannya kepada wartawan setelah Pimpin acara penghormatan terakhir kepada jenazah ASN tersebut di depan Balai Kota Ambon Kamis, (12/11/2020).

Baca juga: Pemkot Ambon Berduka, Satu ASN Meninggal Akibat Corona, Wali Kota Lepas Penghormatan Terakhir

Dirinya prihatin dan menyayangkan ASN tersebut telah terpapar corona dan hanya melakukan perawatan di rumah selama dua minggu.

"Saya betul prihatin karena kurang lebih dua minggu di rumah dan beliau kurang yakin bahwa itu covid," ungkapnya.

Lanjut Louhenapessy, setelah dua minggu dirawat di rumah dan mulai terindikasi sesak nafas, barulah dibawa ke rumah sakit.

"Beliau dua minggu di rumah, setelah terindikasi sesak napas barulah dibawa ke rumah sakit" terangnya.

Saat di bawa ke rumah sakit, kadar oksigen didalam tubuh sangatlah rendah.

Demikian yang membuat almarhum tidak mampu bertahan.

"Jadi saat dibawa kadar oksigen dalam tubuhnya sangat rendah, jadi sudah terlambat" jelasnya.

"Ini jadi pembelajaran berharga bagi kita agar tidak lalai apalagi dengan kondisi seperti sekarang ini," ungkap wali kota.

"Jika ada indikasi langsung harus segera ke rumah sakit agar dapat terkonfirmasi sejak dini" paparnya.

Dirinya juga mengibau mengenai pemeriksaan, seluruh proses sudah dilakukan sesuai protap yang ada.

Laouhenapessy mengaku jika langkah tracing juga sudah dilakukan tim gugus tugas untuk keluarga korban.

Baca juga: Ambon Menuju Zona Kuning Covid-19, Wali Kota Perketat Pengawasan Protkes di Tempat Usaha

Dari hasil traking tersebut istri Almarhum diketahui terkonfirmasi positif Orang Tanpa Gejala (OTG) dan akan dilakukan penanganan di rumah Sakit yang telah disediakan.

"Hasil tracing istri almarhum terkonfirmasi OTG dan kita amankan di Rumah Sakit lapangan" tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved