Breaking News:

Mahasiswa Kembali Desak Gubernur Maluku Pecat Istri Kedua Bupati Buru

Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Buru kembali mendatangi kantor Gubernur Maluku untuk mendesak Gubernur Murad Ismail segera memecat Syaiun Hentihu

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Buru menggelar aksi protes di depan Kantor Gubernur Maluku 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Para mahasiswa asal Kabupaten Buru kembali mendatangi Kantor Gubernur Maluku.

Mereka mendesak Gubernur Murad Ismail segera memecat Syaiun Hentihu, istri kedua Bupati Buru dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Massa aksi yang memulai aksinya Selasa (3/11/2020) pagi  ini membawa sejumlah spanduk.

Yakni berisi tuntutan agar pemerintah provinsi segera menindaklanjuti surat keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo bernomor: B/30/M.SM00.01/2020 tertanggal 13 Agustus 2020 perihal pemecatan Syaiun.

Baca juga: Pakai Surat Menteri Tjahjo Kumolo, Mahasiswa Desak Gubernur Maluku Pecat Istri Kedua Bupati Buru

Koordinator aksi, Suryadi Lamangga menyatakan, aksi kembali dilakukan karena hingga kini gubernur belum juga menyikapi surat tersebut.

"Ini aksi kedua dengan tuntutan yang sama, yakni gubernur harus segera memecat istri kedua Bupati Buru, Ramli Umasugi," kata Lamangga, Selasa (3/11/2020) pagi.

Tonton Juga:

Lanjutnya dijelaskan, Syaiun Hentihu selaku ASN di lingkup pemerintahan Kabupaten Buru telah melanggar ketentuan pasal 4 ayat (2) dan pasal 15 ayat (2) PP Nomor 45 Tahun 1990 jo PP Nomor 10.

"Yang bersangkutan seharusnya dipecat setelah surat Menpan-RB terbit. Namun kenyataannya tidak dilakukan," katanya.

Baca juga: Tiga Nelayan di Kepulauan Aru Maluku Diekstradisi, Pernah Langgar Laut Australia

Menurutnya, jika tidak ada langkah tegas gubernur, maka akan menjadi preseden buruk bagi Pemprov Maluku maupun Pemkab Buru. Terlebih lagi berkaitan dengan penegakkan aturan birokrasi.

"Ketidakpatuhan terhadap aturan akan mencoreng citra pemerintahan itu sendiri," sesalnya. (*)

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved