Breaking News:

Ditargetkan November, 44 Kandidat Vaksin Belum Dapat Izin Edar dari BPOM hingga Akhir Oktober Ini

BPOM memiliki standar dalam perizinan untuk obat-obatan dan vaksin, yaitu harus melalui proses uji klinis sebagai pembuktian khasiat dan keamanannya.

Pixabay/TheDigitalArtist
Ilustrasi vaksin Covid-19 

TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah sebelumnya telah menargetkan pemberian vaksin Covid-19 di Indonesia, akan mulai dilakukan bulan November 2020 mendatang.

Namun, rupanya di penghujung Oktober 2020 ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) memberitahukan, bahwa dari 44 kandidat vaksin yang sudah menjalani uji klinis, bahkan uji klinis fase 3 belum ada yang diberikan izin edar atau Emergency Use Authorization (EUA).

Pelaksana tugas Deputi  Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif Badan POM, Dra Togi J Hutadjujlu Apt MHA menyampaikan, belum dikeluarkannya izin edar (EUA) tersebut bukan tanpa alasan.

Baca juga: Jokowi Minta Pengadaan Vaksin Corona Dilakukan dengan Hati-hati

Baca juga: Berikut Syarat dan Catatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia untuk Upaya Vaksinasi Covid-19

Itu karena, Badan POM memiliki standar dalam perizinan untuk obat-obatan dan vaksin, yaitu harus melalui proses uji klinis sebagai pembuktian khasiat dan keamanannya.

"Sesuai dengan tugas dan fungsinya, sebagai pengawas obat dan makanan, Badan POM mengambil langkah strategis perihal vaksin Covid-19, dengan mengedepankan kepentingan kesehatan masyarakat," kata Togi  dalam diskusi daring bertajuk Pengawalan BPOM dalam Proses Penyediaan Vaksin Covid-19, Rabu (28/10/2020).

TONTON JUGA

Tidak hanya itu, pemenuhan mutu produk melalui hasil evaluasi persyaratan mutu dan memastikan proses produksi vaksin sesuai dengan cara pembuatan obat yang baik (good maintenance practicise) juga harus terpenuhi.

"Setelah proses evaluasi tersebut dilalui dan dianggap memenuhi syarat dari aspek keamanan, khasiat, dan mutu, maka barulah Badan POM akan memberikan perizinan penggunaan," ujarnya.

Baca juga: Surati Menteri Kesehatan, IDI Ingatkan Agar Tak Tergesa-gesa Soal Vaksin Covid-19

Baca juga: Relawan Uji Vaksin Covid-19 Oxford University di Brasil Meninggal Dunia, Belum Diketahui Penyebabnya

Pengawalan dan monitoring BPOM dalam penyediaan vaksin di Indonesia

Dipaparkan Togi, pengawalan mutu vaksin oleh Badan POM, tidak sesederhana mengawal dan mengawasi pemberian vaksin tersebut kepada pasien.

Halaman
123
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved