Breaking News:

'Pakai Surat' Menteri Tjahjo Kumolo, Mahasiswa Desak Gubernur Maluku Pecat Istri Kedua Bupati Buru

Puluhan Mahasiswa asal Kabupaten Buru mendesak Gubernur Maluku, Murad Ismail, untuk memecat Syaiun Hentihu, istri kedua Bupati Buru

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Kepala Kesbangpol Maluku saat menerima pernyataan sikap para pengunjuk rasa di Gerbang Depan Kantor Gubernur Maluku 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Puluhan Mahasiswa asal Kabupaten Buru mendesak Gubernur Maluku, Murad Ismail, untuk memecat Syaiun Hentihu, istri kedua Bupati Buru dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Desakan itu diteriakkan kembali dalam aksi unjuk rasa yang digelar di gerbang depan Kantor Gubernur Maluku, Jumat (23/10/2020) siang.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa membawa sejumlah poster berisi protes.

Mereka juga berorasi secara bergantian menuntut sikap tegas gubernur atas pelanggaran yang dilakukan oleh Syaiun Hentihu, istri kedua Bupati Ramli Umasugi.

Baca juga: Siswa Lancar Sekolah Online, Berkat Gubernur Maluku Minta Provider Buka Ratusan Titik Jaringan

Koordinator aksi, Arjun Bola kepada TribunAmbon menjelaskan, Syaiun Hentihu selaku ASN di lingkup pemerintahan Kabupaten Buru telah melanggar ketentuan pasal 4 ayat (2) dan pasal 15 ayat (2) PP Nomor 45 Tahun 1990 jo PPNomor 10 Tahun 1983.

Tonton Juga :

Atas pelanggaran tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo telah mengeluarkan surat bernomor: B/30/M.SM00.01/2020 tertanggal 13 Agustus 2020 perihal pemecatan Syaiun.

Namun sesalnya, hingga tidak juga dilakukan pemecatan sesuai keputusan Menpan RB.

"Berlandaskan surat tersebut seharusnya yang bersangkutan sudah dipecat, namun kenyataannya tidak dilakukan," katanya.

Halaman
12
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved