Breaking News:

PLN Alami Kerugian hingga Miliaran Rupiah Tiap Tahun karena Layangan Benang Kawat

Merugi hingga miliaran rupiah tiap tahun akibat ulah pemain layangan yang menggunakan benang kawat, PT PLN bentuk tim khusus.

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
ILUSTRASI - Petugas PLN disiagakan menjaga pasokan listrik di Maluku dan Maluku Utara 

Edukasi bahaya main layangan

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menyambut baik dideklarasikannya tim Saberlakat yang nantinya bisa memberikan pendidikan kepada masyarakat soal bahayanya main layangan pakai benang kawat.

“Karena, tidak menutup kemungkinan karena ketidaktahuan masyarakat, itu berbahaya dan punya efeko domino yang sangat hebat,” jelas Uu.

Menurut Uu, listrik saat ini sangat dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari.

Dari mulai kegiatan ekonomi hingga ibadah dan aktivitas sosial lainnya. Jika listrik mati, tak jarang yang disalahkan adalah PLN.

Padahal, penyebabnya bukan PLN, namun dari masyarakatnya sendiri.

“Oleh karena itu, saya berharap masyarakat segera hentikan main layangan pakai kawat di dekat jaringan listrik, karena sangat berbahaya,” katanya.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman ditempat yang sama menyampaikan,

Pemkab Garut sendiri, saat ini sudah mengeluarkan Peraturan Daerah terkait larangan bermain layangan menggunakan benang kawat.

Saat ini, pihaknya pun terus mensosialisasikan Perda tersebut dan memberi edukasi ke masyarakat.

Halaman
123
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved