Breaking News:

Virus Corona

51 Orang di Lingkungan DPRD Maluku Positif Covid-19, Protokol Kesehatan Diperketat

Sebanyak 51 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekretariat DPRD Maluku terkonfirmasi positif Covid-19.

Kontributor TribunAmbon.com, Insany
foto istimewa, sebanyak 203 ASN, petugas fraksi, pegawai kontrak dan wartawan di DPRD Maluku mengikuti tes swab 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Insany 

TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 51 orang di lingkungan DPRD Maluku  terkonfirmasi positif Covid-19.

Akibatnya kini Sekretaris Dewan menerapkan protokol kesehatan bagi setiap orang yang datang ke Gedung DPRD Maluku ini.

Kepada Tribunambon.com, Selasa (6/10/2020),  Sekwan DPRD Maluku, Bodewin Wattimena, menyatakan, banyaknya hasil swab positif menyebabkan dirinya harus mengambil langkah tegas.

2 Cara Pangdam XVI/Pattimura Maluku Lawan Covid-19

Yakni dengan menjalankan protokol kesehatan secara disiplin kepada setiap orang yang datang ke gedung rakyat ini. 

‘’Tidak bisa lagi kita biarkan, saya sudah perintahkan petugas untuk tegas bagi staf atau tamu untuk harus cuci tangan, " jelasnya.

"Juga diperiksa suhu tubuhnya  saat  masuk ke gedung ini, mereka juga wajib pakai masker dan jaga jarak,’’ tegas Wattimena. 

Bagi tamu yang datang, jelas Wattimena  harus dibatasi dan ruang kunjungan juga khusus.  

Sebelum masuk harus dipastikan semua cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak. 

Adapun rincian 51 orang yang positif terdiri dari empat  positif di tes swab tahap pertama, 34 orang tahap kedua dan 12 orang di tahap ketiga. 

Seluruhnya meliputi anggota DPRD, ASN, pegawai kontrak, petugas fraksi termasuk  wartawan.

Menurut Bodewin ke-51 orang yang terkonfirmasi Covid-19 bukan dari klaster kantor DPRD melainkan dari klaster tempat tinggal atau rumah mereka masing-masing.

Meski begitu, saat ini tidak bisa  melakukan sterilisasi kantor DPRD karena kini sedang melakukan  pembahasan APBD.

Tujuh Bulan Virus Corona di Indonesia, Jokowi: Saya Bisa Katakan Penanganan Covid-19 Tidak Buruk

"Tidak bisa tutup kantor DPRD saat ini, masih harus berkoordinasi  dengan semua pimpinan baik pimpinan dewan, gubernur maupun sekda, " ujar dia.

"Jika diharuskan tutup kita tutup kantor, jika  tidak juga ya tetap aktivitas seperti biasa. Tapi tentu kerja dari rumah  juga tetap jalan," ujarnya. (*)

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved