Breaking News:

Arab Saudi Rilis Daftar Negara yang Diizinkan Umrah ke Negaranya, Apakah Indonesia Termasuk?

"Saudi dalam pengumumannya menyebut akan merilis daftar negara mana saja yang akan mendapatkan izin memberangkatkan jemaah umrah."

Sky News
Ilustrasi - Pelaksanaan Haji 2020, para jemaah wajib untuk menaati protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona. 

TRIBUNAMBON.COM - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Nizar menjelaskan saat ini kerajaan Arab Saudi secara bertahap akan kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah.

Diawali dengan izin terbatas bagi warga negara dan ekspatriat yang tinggal di sana.

Saudi juga sedang mempertimbangkan untuk membuka umrah bagi muslim dari luar negaranya, khususnya bagi negara yang sudah mendapat izin memberangkatkan jemaah.

Kisah Jemaah yang Tunaikan Haji 2020 di Tengah Pandemi: Rasanya Seperti Mimpi

Pelaksanaan Haji di Tengah Pandemi Covid-19: Kerikil untuk Lempar Jumrah Disterilisasi Lebih Dulu

"Saudi dalam pengumumannya menyebut akan merilis daftar negara mana saja yang akan mendapatkan izin memberangkatkan jemaah umrah."

"Jadi kami masih menunggu rilis dari Kemenkes Saudi. Kami berharap Indonesia termasuk yang mendapat izin memberangkatkan,” Nizar dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu (23/9/2020).

Menurut Nizar, pihaknya selama ini terus melakukan koordinasi, baik dengan Konsul Haji KJRI Jeddah, maskapai penerbangan maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terkait persiapan jika penyelenggaraan ibadah umrah kembali dibuka.

Koordinasi antara lain membahas terkait prioritas pemberangkatan jemaah umrah yang tertunda sejak 27 Februari 2020, serta penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Ibadah Haji 2020, Jemaah Dilarang Sentuh Kabah dan Hajar Aswad

“Kami sudah minta ke Konsul Haji KJRI untuk ikut memantau kemungkinan Indonesia mendapat izin memberangkatkan jemaah umrah."

“Koordinasi dengan PPIU dan maskapai terus dilakukan. Kita minta jemaah umrah yang tertunda menjadi prioritas untuk diberangkatkan. Kita juga membahas penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan umrah di masa Covid-19 bersama dengan Kemenkes,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M. Arfi Hatim.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved