Breaking News:

Gedung Balai Pertanian di Telutih Maluku Ludes Terbakar, Tidak Adanya Fasilitas Damkar

Gedung kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Desa Laimu, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah ludes dilalap si jago merah.

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Gedung kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Desa Laimu, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah ludes dilalap si jago merah 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandi

TRIBUNAMBON.COM - Gedung kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Desa Laimu, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran hebat ini terjadi sekitar pukul Senin siang sekitar 15.00 WIT yang menghanguskan gedung kantor termasuk satu unit rumah dinas yang berada persis disamping gedung BPP.

Kapolsek Telutih Ipda S. Wijaya saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Senin sore menyatakan belum mengetahui penyebab kebakaran. Dia mengaku saat ini pihaknya masih akan melakukan penyelidikan.

Namun, bebernya, tiga orang saksi akan dimintai keterangan, satu di antaranya anggota Polsek.

"Kalau secara kronologis kita belum bisa melaporkan karena kita belum tahu persis kejadiannya seperti apa. Kita juga tidak bisa menduga-duga karena banyak hal yang perlu dipertimbangan," kata Kapolsek

Sementara itu, menurut warga yang berada di lokasi kejadian menyatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIT.

"Kami datang itu sudah terbakar. Lalu warga bersama membantu memadamkan kobaran api dengan alat seadanya," ungkap Anjhu Hayoto.

Lanjutnya, api dengan cepat menghanguskan seisi gedung dan hingga merembet ke rumah dinas yang berada persis disebelahnya.

"Disini tidak ada damkar, kebetulan saja ada mobil tangki air. Jadi diminta membantu memadamkan api bersama warga," ujarnya.

Kobaran api sulit dipadamkan karena angin cukup kencang saat kejadian. Kurang lebih satu jam upaya pemadaman, barulah api berhasil dipadamkan.

Meski begitu, seluruh isi bangunan ludes dilalap api termasuk satu unit rumah dinas.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Sementara kerugian juga belum bisa dipastikan hingga kini.

(*)


Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved