Breaking News:

Cerita Sopir Ambulans di Tengah Pandemi Covid-19, Kerja Ekstra Keras karena Angka Kematian Meningkat

Angka kematian Covid-19 di Jakarta yang meningkat di bulan Agustus dan September membuat sopir ambulans harus bekerja dari pagi hingga pagi lagi.

Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng
ILUSTRASI - Satu mobil ambulans yang membawa pasien covid-19 rujukan dari RSUD dr. Haulussy Ambon sempat nyasar di kawasan pemukiman warga Rumah Tiga. Hal ini mengundang protes warga setempat, Rabu (27/05/2020) 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi virus corona Covid-19 membuat sejumlah pihak bekerja ekstra keras, seperti para dokter, perawat, cleaning service rumah sakit atau unit pelayanan kesehatan lain, hingga sopir ambulans atau sopir mobil jenazah.

Meningkatnya angka kematian pasien Covid-19 di DKI Jakarta pada bulan Agustus dan September 2020 membuat petugas mobil jenazah harus kerja lebih keras lagi untuk memakamkan jenazah dengan protokol kesehatan.

Seorang sopir mobil jenazah pun baru-baru ini membagikan kisahnya kepada presenter Mata Najwa, Najwa Shihab.

Adalah Muhammad Nursyamsurya di DKI Jakarta yang menceritakan pengalamannya selama enam bulan masa pandemi ini.

Menurutnya, angka kematian akibat Covid-19 di Jakarta meningkat di bulan Agustus dan September dan membuatnya harus bekerja dari pagi hingga pagi lagi.

Meskipun begitu, ia telah belajar cara memakamkan jenazah Covid-19 dengan protokol kesehatan pada bulan Maret dan April, sehingga kini sudah terbiasa memakamkan dengan protokol kesehatan yang ada.

 Kisah Penggali Kubur: Bekerja 24 Jam, Makamkan 1.500 Jenazah sejak Awal Pandemi Covid-19

 Penggali Kubur Beri Pesan bagi Warga yang Langgar PSBB: Lahan Kosong Kami Siapkan untuk yang Bandel

 Curhat Dokter Penyintas Covid-19 Soal Banyak Warga yang Tak Takut Virus Corona dan Anggap Konspirasi

"Sebenarnya lebih berat dan lebih banyak. Karena pengalaman kami di bulan Maret dan April cara mengangani jenazah Covid-19 jadi lebih cepat lagi."

"Untuk jumlah lebih banyak. Kalau bulan Maret dan April 40 sampai 50 kalau bulan September melebihi 50 keatas sampai 60 an. Kerja dari subuh sampai subuh lagi," ujarnya dilansir YouTube Najwa Shihab, Kamis (17/9/2020).

 Bambang Soesatyo Harap Vaksin Covid-19 Bisa Didistribusikan Februari 2021, Target Produksi 340 Juta

Ia menjelaskan, dampak PSBB di bulan Maret dan April cukup bagus karena dapat menurunkan jumlah kematian di bulan Juli.

Namun, saat PSBB dilonggarkan dan new normal diterapkan, jumlah kematian meningkat.

Halaman
123
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved