Breaking News:

Fahri Hamzah Kritisi Kebijakan Nadiem Makarim Beri Pulsa Gratis, Usul Siaran Pendidikan di Semua TV

"Pak @nadiemmakarim yth, Dariada sampeyan sibuk beli gadget dan pulsa mendingan wajibkan semua TV untuk menyiarkan scara pendidikan sampai 50%."

Gita Irawan/Tribunnews.com
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menanggapi wacana yang tengah ramai diperbincangkan masyarakat terkait amandemen kelima Undang-Undang Dasar di Gedung DPR RI pada Jumat (16/8/2019). 

TRIBUNAMBON.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengkritik kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Eks legislator ini melontarkan kritikan tajam terkait kebijakan pembagian kuota internet bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen.

Diketahui, kuota internet dibagikan untuk mendukung sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sekolah dari rumah yang berlangsung selama pandemi Covid-19.

Lewat akun Twitter, Fahri Hamzah mengusulkan, ketimbang membagikan ponsel dan pulsa gratis, lebih baik Nadiem meminta lembaga penyiaran seperti stasiun TV untuk menyiarkan konten pendidikan hingga 50 persen.

Setiap keluarga memiliki TV menjadi alasannya. Fahri juga meminta Nadiem sedikit lebih cerdas dalam membuat kebijakan.

"Pak @nadiemmakarim yth, Dariada sampeyan sibuk beli gadget dan pulsa mendingan wajibkan semua TV untuk menyiarkan scara pendidikan sampai 50%."

"Layar tv sdh ada di rumah penduduk tapi siarannya alamakkkk! Ayolah cerdas dikit napa bikin kebijakan. @jokowi," tulis Fahri Hamzah.

Lebih lanjut Fahri Hamzah mengurai, Kemendikbud dapat memanfaatkan keberadaan TV lokal untuk menyiarkan materi pembelajaran.

Untuk konten pendidikan dapat diambil dari YouTube atau dicari di Google.

Walau saat ini negara tengah mengalami krisis, tapi stasiun TV, kata Fahri Hamaah, tidak terlihat mengalami hal serupa.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved