Breaking News:

Pembangunan Ibu Kota Baru Ditunda, Pemerintah Diminta Alihkan Anggaran untuk Penanganan Covid-19

"Memang seharusnya proyek itu ditunda, untuk fokus pada penanggulangan Covid-19," kata Wakil Ketua fraksi PKS DPR RI Mulyanto.

Tribunnews.com/Taufik Ismail
Presiden Jokowi saat bicara di forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Kamis malam, 26 Maret 2020. 

TRIBUNAMBON.COM - Fraksi PKS DPR RI menilai langkah pemerintah yang menunda pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur sudah tepat.

"Memang seharusnya proyek itu ditunda, untuk fokus pada penanggulangan Covid-19," kata Wakil Ketua fraksi PKS DPR RI Mulyanto, saat dihubungi Tribunnews, Rabu (9/9/2020).

Mulyanto meminta pemerintah jangan sampai gagal fokus dalam penanganan Covid-19 ini, dengan proyek semacam ibu kota baru yang memiliki anggaran besar.

Anggota Komisi VII DPR RI itu mengatakan, penanganan Covid-19 juga membutuhkan anggaran yang besar.

"Kita membutuhkan sumber daya keuangan yang besar untuk menangani pandemi Covid-19.  Baik untuk aspek kesehatan, jaring pengamanan sosial, maupun menggerakkan sektor ekonomi riil," kata Mulyanto.

Namun, berdasarkan informasi yang didapatnya, anggaran untuk proyek ibu kota baru masih ada di Bappenas dengan nilai yang cukup besar.

Ia mendesak pemerintah segera mengalihkan dana tersebut untuk penanggulangan Covid-19.

"Saya dengar, anggaran untuk proyek ini masih ada di Bappenas dengan nilai yang cukup besar," ucapnya.

"Semestinya anggaran untuk proyek pemindahan ibu kota ini juga segera dialihkan untuk program penanggulangan Covid-19," pungkas Mulyanto.

Untuk diketahui pemerintah memutuskan melakukan penundaan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur, seiring masih fokusnya terhadap penanganan pandemi Covid-19.

Halaman
12
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved