Kamis, 18 Juni 2026

Protes Aksi Joget Pejabat Daerah, Warga Pulau Seram Desak Sekda Maluku Dicopot

Gelombang protes warga terjadi menyikapi sikap tidak patuh protokol kesehatan oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Maluku.

Tayang:
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
(Kontributor TribunAmbon.com, Fandy)
Ratusan Warga Pulau Seram Berunjukrasa Di Depan Kantor Gubernur Maluku, Selasa Siang (1/9/2020). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Gelombang protes warga terjadi menyikapi sikap tidak patuh protokol kesehatan oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Maluku.

Kali ini, ratusan warga Pulau Seram menyerbu kantor Gubernur Maluku, Selasa siang (1/9/2020).

Massa mendesak Gubernur Maluku, Murad Ismail segera mencobot jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang sebagai Ketua Harian Percepatan Penanganan Covid-19.

Selain abai terhadap protokol kesehatan, aksi bernyanyi dan berjoget ria yang dilakukan Sekda Maluku, pejabat serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Maluku saat merayakan HUT Maluku, Rabu lalu (19/8/2020) sangat tidak etis ditengah terpuruknya kondisi masyarakat akibat pandemic Covid-19.

Sekda dianggap telah melukai hati masyarkat Maluku yang tengah bertahan dalam himpitan ekonomi imbas berbagai aturan pencegahan penyebaran Virus Corona.

“Masyarakat diharuskan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan menaati berbagai aturan pencegahan. Namun, pejabat daerah serta wakil rakyat sendiri mencontohkan tindakan yang sangat tidak terpuji dan melanggar protokol kesehatan,” ungkap Koordinator Aksi, Umar Kelihu disela Aksi, Selasa Sore.

Menurutnya, permintaan maaf yang telah disampaikan pemerintah daerah tidak lantas menghilangkan sakit hati masyarakat. Sekda Maluku, tidak pantas lagi menjabat sebagai Ketua Harian Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku.

“Kita tidak lagi percaya kepada pejabat Publik, Sekda Maluku,” tegasnya.

Selain Sekda Maluku, Kepala Dinas Kesehatan Maluku serta Direktur RSUD Haulussy Ambon juga dinilai gagal dalam penanganan Covid-19 di Maluku.

Dalam aksi yang digelar lebih dari tiga jam di depan gerbang masuk kantor Gubernur Maluku itu, pengunjukrasa juga meminta pembebasan 13 tahanan Polda terkait kasus pengambilan Paksa Jenazah dan dugaan penganiayaan perawat RSUD Haulussy Ambon.

(*)


Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved