Premium dan Pertalite akan Dihapus

Pertamina dalam Sorotan, Rencana Hapus Premium dan Pertalite hingga Pernyataan Ahok

Hal ini menyusul langkah Pertamina mengkaji kemungkinan menghapus Pertalite dan Premiun dari pasaran.

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
ILUSTRASI : Teknisi memeriksa tabung bahan bakar gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) yang dipasang pada truk tangki pada pengenalan konversi bahan bakar gas untuk transportasi industri di kompleks perkantoran Pertamina di Jakarta, Rabu (10/12/2014). Truk berbahan bakar LNG sudah diuji coba untuk angkutan pertambangan dengan hasil lebih ekonomis dibandingkan bahan bakar minyak dan lebih ramah lingkungan. 

TRIBUNNEWS.COM - PT Pertamina menjadi sorotan kembali.

Hal ini menyusul langkah Pertamina mengkaji kemungkinan menghapus Pertalite dan Premium dari pasaran.

Sebelumnya, Pertamina juga menjadi sorotan karena mengalami kerugian sebesar Rp 11 Trilun di semester I-2020.

Kerugian yang dialami Pertamina itu dikait-kaitkan dengan kinerja Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Berikut rangkuman berita terbaru Pertamina sebagaimana dihimpun Tribunnews.com, Selasa (1/9/2020):

1. Kaji Hapus Pertalite dan Premium dari Pasaran

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, harga BBM bisa saja diturunkan dengan memilih biaya produksi yang lebih rendah, yakni meningkatkan impor minyak murah dan memangkas produksi, atau bahkan menutup sektor hulu migas.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (KOMPAS.com/YOGA HASTYADI)

Pertamina mempertimbangkan untuk menghapus dua jenis BBM, yakni Pertalite dan Premium.

Hal itu mengemuka saat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara PT Pertamina dengan Komisi VII DPR RI pada Senin (31/8/2020) kemarin. 

Dikutip dari Kontan.co.id, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan rencana penghapusan Pertalite dan Pertamax sebagai penerapan penggunaan BBM yang ramah lingkungan sesuai diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No 20 Tahun 2019 yang mensyaratkan standar minimal RON 91.

Menurut Ricke, dari sekitar produk BBM yang dijual Pertamina, ada dua produk yang RON-nya dibawah 91, yakni Ron 88 (Premium) dan RON 90 (Pertalite).

HALAMAN SELANJUTNYA===>>>

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved