Breaking News:

Siswa di Pedalaman Maluku Persembahkan Mini Konser Etnik untuk HUT Indonesia

Berbagai kegiatan dan persiapan mulai dibuat, seperti mini konser musik etnik yang tengah digarap puluhan anak-anak desa Ulahaan, Telutih, Maluku.

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Pele Vantam, Alat Musik Dari Batu 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandi

TRIBUNAMBON.COM - Meski di tengah pandemi, namun semarak suasana menyambut perayaan hari kemerdekaan Indonesia semakin terasa.

Berbagai kegiatan dan persiapan mulai dibuat, seperti mini konser musik etnik yang tengah digarap puluhan anak-anak desa Ulahaan, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah.

Meski dalam keterbatasan, namun semangat mereka seperti tidak terbatas.

Berbekal alat musik tradisional yang disebut dengan Babatu atau Batu, Bambu dan Kayu, puluhan anak-anak ini siap beraksi dalam mini konser etnik untuk Indonesia.

Ada makna tersendiri dari nama music yang dicetus sang penggas, Nelsano Latupeirissa dengan sebutan Babatuk.

Berasal dari ejaan dialeg Ambon yang artinya batuk.

Nelsano ingin memastikan bahwa kekhawatiran akan penyebaran virus Corona yang menjadi pandemi ini tidak lantas membunuh kreatifitas.

“Jangan sesekali batuk, ketika berada dikerumunan orang, kalau tidak mau dijauhi. Pandemi lantas menjadi kekhawatiran bersama, kecurigaan pun muncul antara satu dengan yang lain. Salah satu dampak adalah hilangnya kreatiftas seseorang ataupun kelompok. Itu yang hendak kami lawan dengan music Babatuk,” ungkap pria yang akrab disapa Zen itu kepada TribunAmbon.com, Rabu Sore (12/08/2020).

Lanjutnya, kreatifitas tidak boleh padam ditengah bencana nonalam saat ini.

Pengambilan visual Mini Konser Etnik Babatu
Pengambilan visual Mini Konser Etnik Babatu (Kontributor TribunAmbon.com, Fandy)
Halaman
12
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved