Idul Adha: Kenali Tradisi Hadrat, Gendong Kambing & Mengarak Hewan Kurban di Desa Sepa Maluku Tengah

Satu di antara tradisi Islami yang tidak pernah dilewati saat Idul Adha di Negeri/Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah yaitu Hadrat.

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Tradisi Islami yang tidak pernah dilewati saat lebaran Idul Adha di Negeri/Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah yaitu Hadrat.¬†Gendong Kambing hewan kurban Idul Adha dalam Tradisi Hadrat 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Satu di antara tradisi Islami yang tidak pernah dilewati saat Idul Adha di Negeri/Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah yaitu Hadrat.

Tradisi mengarak hewan kurban keliling kampung sebelum dikurbankan ini dilakukan juga pada Idul Adha 1441 Hijriah.

Seorang tokoh agama Desa Sepa, Said Ahmad Bin Syeh mengaku tradisi ini dimiliki oleh hampir setiap desa mayoritas Muslim yang ada di Maluku.

Gubernur Maluku Serahkan Hewan Kurban di Negeri Tulehu, Termasuk Sapi Ongol 900 Kg

Namun, berbeda dengan desa-desa lainnya, Sepa memiliki karakteristik tersendiri.

“Sebenarnya di desa-desa lainnya juga mereka punya tradisi hadrat, biasanya saat hadrat mereka pakai berjanji, sementara kami pakai dzikir," jelasnya.

Hadrat, tradisi mengarak hewan kurban keliling kampung di Desa Sepa, Maluku Tengah sebelum dikurbankan ini dilakukan jpada Idul Adha 1441 Hijriah, Jumat (31/7/2020)
Hadrat, tradisi mengarak hewan kurban keliling kampung di Desa Sepa, Maluku Tengah sebelum dikurbankan ini dilakukan jpada Idul Adha 1441 Hijriah, Jumat (31/7/2020) (Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng)

"Setiap nyanyian itu menceritakan sejarah perjuangan, contohnya, perang yang dipimpin oleh Sayyidina Ummar yang tadi saya ceritakan lewat nyanyian itu,” imbuh dia.

Gendong Kambing

Sempat Ditegur Kapolri, Pemkot Ambon Tetap Gunakan Rotan Disiplinkan Penerapan Protokol Kesehatan

Dari pantauan TribunAmbon.com di lapangan, ratusan pemuda berjas hitam rapi dengan sepatu dan aksesoris berupa kaca mata hitam telah berkumpul di area Masjid Raya Al-Falah Negeri Sepa sekitar pukul 15.00 WIT.

Mereka membentuk barisan panjang, mengelilingi kampung dengan mengikuti lantunan shalawat dan dzikir serta dentuman rebana yang dimainkan oleh para tokoh agama di desa tersebut.

Halaman
12
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved