Breaking News:

Virus Corona di Ambon

PSBB Transisi Ambon: Sejumlah Aktivitas Sosial dan Ekonomi Kembali Beroperasi

PSBB transisi mulai diterapkan mulai hari ini, Senin (20/07/2020). Pemkot Ambon memberikan pelonggaran untuk pergerakan sosial dan ekonomi.

Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng
Hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Kota Ambon. Pemkot memberikan pelonggaran untuk pergerakan sosial dan ekonomi kembali beroperasi, Senin (20/07/2020) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai diterapkan mulai hari ini, Senin (20/07/2020). Pemkot Ambon memberikan pelonggaran untuk pergerakan sosial dan ekonomi.

Dalam masa transisi ini aktivitas akan dibuka kembali secara bertahap dengan memperhatikan sejumlah aturan yang harus dipatuhi.

Misalnya, soal kapasitas. Pada dasarnya, jumlah kapasitas pada sebuah tempat aktivitas tidak boleh memenuhi hingga 100 persen, melainkan dibatasi 50 persen kapasitas tempat kegiatan. Selain itu juga harus perhatikan jaga jarak.

Walikota Ambon, Richard Louhanapessy mengatakan, meski ada beberapa pelonggaran selama masa PSBB transisi, namun warga harus tetap menjalankan protokol kesehatan dan memperhatikan aturan-aturan yang telah ditetapkan Pemkot.

"Sejumlah aturan baru terkait PSBB transisi ini sudah kami buat. Kalau kedapatan ada pelanggaran langsung dikenakan sanksi sesuai aturan,” Ucap Louhanapessy

Dari pantauan TribunAmbon.com di lapangan, sejumlah toko di kawasan Jalan. AY. Patty telah dibuka kembali. Terlihat banyak pengunjung yang berlalu-lalang di kawasan ini sejak pukul 10 pagi. Sementara di kawasan Jalan. Sam Ratulangi, beberapa kafe juga sudah beroperasi.

Pergerakan sosial dan ekonomi di pasar Mardika juga terlihat ramai. Jika sebelumnya hanya toko sembako saja yang diperboleh beroperasi, kini sebagian besar toko yang berlokasi di Pasar Mardika sudah kembali dibuka.

Sementara dari sisi pengamanan, sejumlah pos-pos pemantau yang tersebar di beberapa titik di Kota Ambon kini sudah ditiadakan.

Misalnya, di kawasan Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Dr. Tamaela. Meski demikian, dari pantauan TribunAmbon.com di lapangan, beberapa aparat TNI berjalan sambil memantau aktivitas pergerakan sosial dan ekonomi secara berkala.

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved