Breaking News:

Soal Pilkada Serentak di Maluku, Gubernur Murad Ismail Sampaikan Tiga Hal Penting Ini

Tiga hal penting soal Pilkada serentak disampaikan Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam Rapat Kerja (rakor) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum.

(Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng)
Gubernur Maluku, Murad Ismail menyampaikan tiga hal penting selama Rapat Kerja yang digelar secara virtual oleh KPU Maluku, Jumat (10/07/2020 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Tiga hal penting soal Pilkada serentak disampaikan Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam Rapat Kerja (rakor) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (10/07/2020).

Rakor yang digelar secara virtual itu membahas tentang sinergitas kesiapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di empat Kabupaten di Provinsi Maluku.

Dalam rakor tersebut, Murad menyampaikan hal-hal penting yang perlu diperhatikan jelang dan selama Pilkada Serentak berlangsung di empat Kabupaten di Maluku.

Yakni; pertama, dia meminta pihak KPU dan Bawaslu Kabupaten agar dalam mengimplementasikan tahapan, hendaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten masing-masing.

Dirinya melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku telah mengarahkan agar setiap gustu kabupaten untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai acuan dalam pelaksanaan setiap tahapan Pilkada, sehingga dapat memastikan penerapan protokol kesehatan secara benar dan terjamin.

Kedua, mengingat status penularan Covid-19 pada Kabupaten/Kota yang berbeda-beda, dia berharap, Pemerintah Kabupaten agar dapat mendukung KPU dan Bawaslu dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, yang melibatkan banyak orang.

Misalnya melakukan rapat-rapat koordinasi secara virtual, pertemuan-pertemuan virtual, kampanye dan lain sebagainya.

"Dalam kesempatan ini,  kami minta dukungan Pemerintah Pusat, melalui bapak menteri, berkenaan mendorong Telkom maupun Telkomsel agar dapat memperkuat sistem dan jaringan komunikasi internet, di keempat kabupaten dimaksud," ujarnya.

Ketiga, kepada para penyelenggara Pilkada agar waspada terhadap isu-isu yang berpotensi menimbulkan konflik, seperti penetapan pasangan calon (paslon), data pemilih, penggunaan alat peraga, politik uang, kampanye, termasuk netralitas ASN dan lain-lain.

Halaman
12
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved