Breaking News:

Terancam Hukuman Mati di Arab, TKW Bebas Setelah Bayar Rp 15,5 Miliar, Sempat Dipenjara 20 Tahun

Etty bebas dari hukuman mati setelah ia didakwa membunuh majikannya Faisal al-Ghamdi pada 2001 lalu.

dok Kemenaker
Menteri Ketenagakerjaan (Ida Fauziyah) secara langsung menjemput Etty binti Toyyib, PMI asal Majalengka yang lolos dari hukuman mati di Saudi, di bandara Soekarno Hatta pada Senin (6/7/2020). 

TRIBUNAMBON.COM - Perjalanan kasus Etty Toyib, tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia yang selamat dari hukuman mati di Arab Saudi.

Etty Toyib selamat dari hukuman mati dan tiba di tanah air pada Senin (6/7/2020).

Ia disambut langsung oleh Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah.

Ida mengunggah momen penyambutan Etty di akun twitternya, @idafauziyah. 

Menteri Ketenagakerjaan (Ida Fauziyah) secara langsung menjemput Etty binti Toyyib, PMI asal Majalengka yang lolos dari hukuman mati di Saudi, di bandara Soekarno Hatta pada Senin (6/7/2020).
Menteri Ketenagakerjaan (Ida Fauziyah) secara langsung menjemput Etty binti Toyyib, PMI asal Majalengka yang lolos dari hukuman mati di Saudi, di bandara Soekarno Hatta pada Senin (6/7/2020). (dok Kemenaker)

Bagaimana perjalanan kasus TKW asal Majalengka, Jawa Barat ini hingga akhirnya selamat? 

Berikut rangkumannya sebagaimana dihimpun Tribunnews.com, Selasa (7/7/2020): 

1. Divonis hukuman mati pada 2001

Dikutip dari Kompas.com, Duta Besar Indonesia untuk Arab saudi, Agus Maftuh Abegabriel mengatakan Etty bebas dari hukuman mati setelah ia didakwa membunuh majikannya Faisal al-Ghamdi pada 2001 lalu.

Dalam persidangan, Etty akhirnya divonis hukuman mati

2. Bebas setelah bayar denda Rp 15,5 miliar

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved