Gadis 14 Tahun Diperkosa Sepupu hingga Hamil Lalu Diperkosa Mertua, Korban Alami Tekanan Psikologis

Diketahui, gadis itu diperkosa sepupunya hingga hamil pada 2019 lalu. Setelah melahirkan pada awal 2020, ia malah diperkosa oleh mertuanya.

Tribun Jateng/Bram Kusuma
Ilustrasi pemerkosaan perkosa 

TRIBUNAMBON.COM - Peristiwa pemerkosaan gadis 14 tahun asal Denpasar Selatan, Bali, dalam penanganan polisi.

Diketahui, gadis itu diperkosa sepupunya hingga hamil pada 2019 lalu.

Setelah melahirkan pada awal 2020, ia malah diperkosa oleh mertuanya.

Kepala P2TP2A Denpasar, Ni Luh Anggraini mengatakan, kejadian itu menyebabkan korban mengalami tekanan psikologis berupa takut, bengong, dan marah.

Baca: Bocah 13 Tahun di Bali Diperkosa Sepupu, Setelah Melahirkan Disetubuhi Mertua

Baca: Ayah Perkosa Anak Kandung sejak 2018, Ngaku Frustasi setelah Cerai Tak Dapat Nafkah Batin dari Istri

Setelah didampingi dan diberi penjelasan, korban dan ibunya akhirnya bersedia melaporkan kasus ini ke polisi.

"Cukup alot meyakinkan agar ini segera dilaporkan, dikuatkan oleh psikolog kami dan memberi pemahaman hukum agar ibu korban yakin. Kemarin sudah lapor Polresta Denpasar," kata Anggraeni, saat dibubungi, Senin (29/6/2020).

Anggraeni menuturkan, kasus ini diketahui saat korban memeriksakan diri di puskesmas pada akhir April 2020.

Saat itu korban mengalami pendarahan karena diperkosa sebulan setelah melahirkan atau masih nifas.

Di puskesmas, korban yang mentalnya tertekan cerita kepada petugas.

"Tidak tahan. Dia curhat sama konselor puskesmas tempat dia periksa. Kemudian dilaporkan ke P2TP2A untuk mendapat pendampingan," kata dia.

Halaman
12
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved