Ini Penyebab Kematian Warga Ambon di Kapal Thailand

Polisi akhirnya berhasil mengungkap misteri kematian dua warga Kota Ambon di atas kapal ikan milik perusahaan Thailand.

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Evakuasi Jenazah dari Atas Kapal Di Pelabuhan Maprodin, kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandi

TRIBUNAMBON.COM - Polisi akhirnya berhasil mengungkap misteri kematian dua warga Kota Ambon di atas kapal ikan milik perusahaan Thailand.

Kedua korban yakni, Hiskia Walaun (40) dan Jitro Samen (40) diduga kuat akibat tersengat listrik.

Menurut Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda M. Titan, Selasa malam (23/6/2020), hasil visum tidak menunjukan adanya tanda kekerasan.

"Kemungkinan meninggal krn tersengat listrik dari genset kapal saat bekerja. Hal ini dikuatkan dari keterangan para saksi yg mengatakan memang kedua korban sdg memperbaiki kapal pada malam hari," ungkapnya.

Sebelumnya, kedua korban ditemukan tewas di atas kapal ikan milik perusahaan Thailand yang tengah berlabuh di pelabuhan Maprodin, kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa pagi (23/6/2020).

Dari keterangan saksi, Salim Bilahmar, kedua korban ditemukan saat dirinya hendak memeriksa kapal untuk memastikan ada tidak aktifitas kerja di kapal tersebut.

Saat ditemukan, kedua korban dalam kondisi terkelungkup kaku di palka kapal, bagian atas dan dalam palka. Lantas, saksi langsung melaporkan temuan itu ke petugas keamanan pelabuhan.

Para korban sendiri adalah pekerja dikapal tersebut. Mereka berdua setiap hari datang ke kapal pada siang dan malam hari.

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved