Virus Corona di Ambon

Pelaku Bisnis Tak Paham Skema Penerapan PSBB Ambon, Sebut Tak Terima Surat Edaran

Hari pertama Penerapan PSBB di Kota Ambon, pelaku bisnis belum memahami skema PSBB. Kafe, Rumah Kopi dan Warung Makan masih beroperasi seperti biasa.

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Hari pertama Penerapan PSBB di Kota Ambon, pelaku bisnis belum memahami skema PSBB. Kafe, Rumah Kopi dan Warung Makan masih beroperasi seperti biasa.    

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Hari pertama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ambon, Senin (22/6/2020) pelaku bisnis mengaku tak paham dengan skema PSBB yang tengah diterapkan Pemerintah Kota Ambon.

Seorang manajer kedai kopi di kawasan jalan Sam Ratulangi, Ambon menuturkan tak paham betul dengan skema PSBB yang diterapkan Pemkot.

Hari Pertama PSBB Ambon: Hari 1 & 2 Sosialisasi, Hari Ketiga Denda hingga Rp 30 Juta Berlaku

Menurutnya, hingga hari penerapan pun tidak ada surat edaran yang berisi uraian tentang operasional bidang usaha jenis kafe atau rumah kopi, dan warung makan.

“Tidak tahu mana yang betul, ada yang bilang tutup jam sekian, tidak boleh makan di tempat, cuma bisa dibungkus, jam operasional juga tidak tahu mana yang betul," jelasnya.

"Kami hanya tau dari flyer yang dibagikan di sosial media, belum ada surat edaran dari Pemkot untuk kami, setidaknya sebagai penanggung jawaban ke bos kami juga,” kata Halim, seorang penanggung jawab kafe.

Papan pemberitahuan berlakunya PSBB Ambon dipasang di pinggir jalan
Papan pemberitahuan berlakunya PSBB Ambon dipasang di pinggir jalan (Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng)

Dari pantauan TribunAmbon.com di lapangan, masih ada beberapa rumah kopi dan kafe di kawasan Sam Ratulangi yang masih beroperasi dengan layanan makan dan minum di tempat.

Keluhan yang sama juga juga disampaikan pelaku bisnis lainnya.

Relokasi Pedagang Pasar Mardika Ambon Ditunda, Hingga Setelah Pelaksanaan PSBB

Di kawasan Jalan Baru misalnya, pemilik warung makan, Shapia mempertanyakan surat edaran dari Pemkot.

Kata dia, setidaknya ada selebaran yang bisa dipasangkan di depan warungnya agar pengunjung juga bisa memahami dengan jelas tentang fase baru ini.

Halaman
12
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved