Breaking News:

Pria Mengaku Fotografer Tipu 25 Gadis untuk Foto Bugil, Beri Ancaman Denda hingga Persetubuhan

Seorang pria yang mengaku sebagai fotografer ini mencari uang dengan menjual foto bugil gadis.

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Freepik
Ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNAMBON.COM - Pria satu ini mencari uang dengan cara yang tidak benar, tidak saja caranya, yang dijual juga tidak seharusnya diperjual belikan.

Cara pria yang mengaku sebagai fotografer ini mencari uang dengan menjual foto bugil gadis.

Foto itu ia dapat saat ia mengaku sebagai fotografer dan berhasil memperdaya 25 gadis untuk difoto.

Pria ini sudah beraksi sejak tahun 2018 lalu dan aksi kriminal pelaku berinisial MH itu terhenti di tahun 2020.

Bermodal keahlian fotografi, ia berpura-pura menawari para perempuan di Facebook untuk mejadi model fotonya.

Pelaku yang berprofesi sebagai guru SMP di Kabupaten Bojonegoro tersebut menipu para korbannya supaya mau untuk diajak berfoto bugil di bawah ancaman kontrak abal-abal.

Foto-foto panas gadis belia di Bojonegoro ternyata dijual murah.

Oknum guru SMP di Bojonegoro cuma pasang tarif Rp 100.000 per lembar.

Pelaku mengaku dirinya sengaja membuat kontrak yang mengikat dan mengancam demi memuluskan niat jahatnya.

Pada kontrak buatan pelaku tertulis apabila hasil foto jelek maka model yang bersangkutan harus mau mengganti rugi sebanyak puluhan juta.

MH kemudian mulai menipu para model yang ia foto bahwa hasil sesi foto mereka jelek.

Di sinilah MH mengambil kesempatan tersebut untuk mengancam para korbannya yang kebingungan untuk membayar denda.

Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan mengatakan solusi yang ditawarkan oleh pelaku beragam mulai dari foto bugil hingga disetubuhi.

"Jadi dia ancam, ketika enggak nurut (kontrak), foto telanjang, jadi pacar dia, terus didenda, atau disetubuhi," kata AKBP Budi di kantor Polres Bojonegoro.

"Jadi dia ada sisi ancamannya di situ," sambung AKPB Budi.

"Yang saya setubuhi ada 3 orang," ungkap pelaku. Diketahui dari harddisk yang dimiliki oleh pelaku total ada 25 perempuan yang menjadi korban MH.

Sebanyak 18 di antaranya telah diidentifikasi, 8 orang telah diperiksa langsung, dan tiga sisanya adalah korban perkosaan pelaku.

MH mengaku setiap foto dijual per lembar Rp 100 ribu.

Foto-foto bugil itu kemudian ia tawarkan ke beberapa majalah dewasa.

"Ditawarkan di majalah-majalah dewasa, kemudian dia menerima uang," kata AKBP Budi.

Selama melakukan aksinya menjebak para perempuan untuk berfoto bugil, pelaku mengaku memberi para korbannya upah mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 500.000.

Kesehariannya, ia bekerja sebagai guru ekstrakurikuler musik di Bojonegoro.

MH menggaet korbannya lewat media sosial Facebook.

Dikutip dari SURYA.co.id, Jumat (12/6/2020), awal perkenalan MH mengaku hanya melakukan sesi foto normal.

Seiring berjalannya waktu barulah ia menawarkan kontrak ancaman tersebut kepada para korbannya.

"Pertama itu fotonya foto normal, kemudian foto seksi, terakhir foto bugil," ujar AKBP Budi.

Dilaporkan Orangtua Korban

Kapolres Bojonegoro mengatakan korban terakhir yang melapor berusia 15 tahun.

Orangtua korban tidak terima anaknya diperkosa oleh pelaku yang menggunakan kontrak sebagai ancaman.

"Ini yang melaporkan yang terakhir karena disetubuhi dengan cara pengancaman kontrak itu," kata AKBP Budi.

Ia mengatakan dalam melangsungkan aksinya, pelaku bergerak seorang diri. Namun masih ditelusuri apakah ada pihak lain yang memperkenalkan pelaku kepada para korbannya.

"Tapi nanti yang mengenalkan mungkin ada, tapi ketika untuk kasus ini dilakukan sendiri, nanti kita ini masih pengembangan lagi terkait masalah korban-korban lainnya," ungkap AKBP Budi.

Diketahui usia korban rata-rata berkisar mulai dari 15, 17, 18 tahun, dan beberapa di antaranya berusia di atas 20 tahun.

"Ada ancaman yang dilakukan pelaku kepada para korbannya, untuk korban ada yang anak di bawah umur," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan saat ungkap kasus, Jumat (12/6/2020).

Atas aksinya itu MH dijerat UU perlindungan anak. Ia kini terancam hukuman penjaram selama 15 tahun.

(Tribunpekanbaru.com/pitos punjadi)

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Ngaku Fotografer, Oknum Guru SMP Perdaya 25 Gadis untuk Foto Bugil, Ada Remaja 15 Tahun Jadi Korban

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved