Virus Corona

Rapid Test Berbayar untuk Pasien Non-BPJS di Ambon, Ini Penjelasannya

Selama masa pandemi covid-19, rata-rata rumah sakit daerah maupun swasta di Maluku mewajibkan pasien rawat inap untuk melakukan RDT

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
RDT gratis tidak berlalu bagi pasien non-BPJS. Selama masa pandemi covid-19, rata-rata Rumah Sakit daerah maupun swasta di Maluku mewajibkan pasien rawat inap untuk melakukan rapid diagnostic test (RDT). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Selama masa pandemi covid-19, rata-rata rumah sakit daerah maupun swasta di Maluku mewajibkan pasien rawat inap untuk melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT).

RDT ini sudah menjadi aturan baru selama masa pandemi covid-19 di Maluku.

Satu di antara rumah sakit swasta yang menerapkan wajib RDT bagi pasien rawat inap yaitu RS Bhakti Rahayu.

Direktur RS Bhakti Rahayu, Meytha Pesik mengatakan, sudah menjadi barang tentu bagi pasien yang dirawat inap untuk mengikuti RDT.

Pengemudi Angkot Keluhkan Syarat Masuk Kota Ambon saat PKM, Rugi Penumpang Diturunkan

“Untuk pasien-pasien yang datang berobat dengan indikasi rawat inap, kami saat ini sesuai koordinasi dengan Dinas Kesehatan Maluku bahwa setelah mendapat bantuan kami tidak boleh tagih biaya rapid test,” tutur Meytha dalam keterangan pers disampikannya di Gedung Kantor Gubernur Maluku, Selasa (9/6/2020).

Dia menerangkan, sesuai dengan arahan Pemda, para pasien yang menerima layanan RDT tidak dipungut biaya.

Sayangnya, tidak semua pasien bisa mengakses layanan RDT gratis itu.

Layanan RDT gratis hanya bisa diakses oleh pasien pemegang kartu BPJS saja.

2 Hari Pelaksanaan PKM Ambon, Wawali Pastikan Mulai Besok Tidak Ada Toleransi Bagi Pelanggar

Pasien non-BPJS atau yang tidak terdaftar sebagai anggota BPJS tetap dikenakan biaya RDT.

Halaman
12
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved