Virus Corona

Penutupan Akses Transportasi Diperpanjang di Maluku, Gubernur Murad Singgung Sekolah di Perancis

Gubernur Maluku, Murad Ismail meminta masyarakat Maluku untuk tidak memaksakan Pemerintah Daerah membuka jalur transportasi baik laut, darat dan udara

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Aktifitas Pelabuhan Tulehu, Maluku Tengah 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail meminta masyarakat Maluku untuk tidak memaksakan Pemerintah Daerah membuka jalur transportasi baik laut, darat dan udara.

Dia menilai jika permintaan warga dipaksakan akan membuat jumlah jumlah kasus terpapar covid-19 semakin melonjak naik.

“Akan diperpanjang hingga ada keputusan dari (Pemerintah, Red) Pusat,” ujar Murad saat memberikan keterangan pers di Gedung Gubernur Maluku Lantai II.

Dinkes Ambon Minta Warga Waspada DBD di Tengah Pandemi Covid-19

EKSKLUSIF Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno, ke Mana saat Pandemi Covid-19?

Setelah rapat dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional beberapa hari lalu, Murad menyampaikan, saat ini semua rencana membuka kembali jalur transportasi masih dalam perencanaan.

Dia menambahkan, jalur transportasi akan beroperasi kembali tergantung pada tren jumlah kasus covid-19.

Untuk itu, dia meminta masyarakat tetap menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan.

Serta menunggu perkembangan hingga dua pekan mendatang.

Tim Gugus Tugas Ambon Siagakan Posko Pembatasan Orang Jelang PSBB, Wali Kota Siapkan Perwali

Pemkot Ambon Akan Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 di Pasar Mardika

Dia menegaskan, jika dipaksakan kemungkinan kenaikan jumlah kasus terpapar covid-19 akan semakin melonjak naik. 

Seperti yang dicontohkannya pada kejadian di Perancis beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved