Virus Corona

Alasan Khofifah Alihkan Mobil PCR dari Surabaya, Banyak PDP di Tulungagung Meninggal Sebelum Dites

Disebutkan Khofifah, di Tulungagung ada sebanyak 175 orang berstatus PDP meninggal dunia.

Tribunjatim.com/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah saat menjelaskan update Corona di Jatim yang kasusnya terus bertambah, baik positif Covid-19, pasien dalam pengawasan ( PDP ) dan orang dalam pemantauan (ODP). 

TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya membeberkan alasan mobil PCR dari BNPB yang dialihkan ke luar kota Surabaya yang tempo hari membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini marah besar.

Dilansir Surya.co.id, Khofifah menjelaskan bahwa pengoperasionalan mobil laboratorium PCR ke Tulungagung dan juga Sidoarjo berdasarkan kebutuhan dan memang kekurangan perangkat test PCR.

Bahkan jika dibandingkan dengan Kota Surabaya yang memiliki tujuh titik laboratorium, kapasitas tes spesimen di Tulungagung dan Sidoarjo sangat jauh dibandingkan Surabaya.

“Di Tulungagung itu, jangan kaget ya teman-teman, PDP-nya terbesar setelah Surabaya. Dan teman-teman bisa melihat dari data ini PDP yang meninggal di Tulungagung itu sangat tinggi, itu yang menjadi pertimbangan ketika dokter Joni menyetujui permintaan bantuan mobil PCR agar dioperasionalkan di Tulungagung,” kata Khofifah, Minggu (31/5/2020).

Tri Rismaharini marah bantuan mobil PCR di sabotase
Tri Rismaharini marah bantuan mobil PCR di sabotase (Istimewa)

Disebutkan Khofifah, di Tulungagung ada sebanyak 175 orang berstatus PDP meninggal dunia.

Angka ini menjadi yang tertinggi untuk PDP yang meninggal dunia di Jatim.

Bahkan lebih dari separoh pasien berstatus PDP di Tulungagung yang meninggal tersebut belum mendapatkan tes swab PCR. Alasannya karena keterbatasan perangkat.

“Kami berkoordinasi sangat teknis ke sana. Juga Kapolda berpesan khusus supaya hal-hal seperti ini bisa kita tangani lebih efektif lagi,” kata Khofifah.

Pasalnya, banyak dari pasien PDP di Tulungagung tak sempat di swab PCR namun sudah meninggal dunia.

Kisruh Sabotase Bantuan Mobil PCR untuk Kota Surabaya hingga Amukan Risma, Begini Akhirnya

Ini karena di Kabupaten Tulungagung tidak memiliki laboratorium untuk uji spesimen Swab dengan mesin PCR.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved