Virus Corona

Dokter yang Ungkap Buruknya Penanganan COVID-19 Surabaya Dapat Teguran, Kini Beri Klarifikasi

Pada 27 Mei 2020 Sekitar pukul 15.11 WIB, pemilik akun itu kembali menuliskan pernyataan semacam klarifikasi atas cuitan sebelumnya.

Twitter @cak*****
Klarifikasi dokter 

TRIBUNAMBON.COM - Belakangan viral utas di Twitter seorang dokter meembongkar buruknya penanganan COVID-19 di Surabaya.

Cuitan itu diunggah pada 26 Mei 2020.

Pemilik akun mengaku seorang tenaga medis di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Ia menganggap penanganan COVID-19 di Surabaya tak serius.

"Oke kalau gitu kita mulai saja... SEBUAH UTAS tentang bobroknya penanganan COVID-19 di Surabaya," tulisnya di akun Twitter.

VIRAL Utas Twitter Dokter Soroti Buruknya Penanganan COVID-19 Surabaya, Ada RS Tak Punya Ventilator

Thread milik @ca**sa*a
Thread milik @ca**sa*a (Twitter @ca**sa*a)

Tanggapan Pemkot Surabaya

Terkait hal ini, Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, M Fikser, mengatakan, pihaknya sudah mengetahui perihal kabar viralnya cuitan itu.

Dia menyebut, Pemkot Surabaya menyayangkan pernyataan si dokter tersebut.

"Kami menyayangkan kalau hal itu disampaikan di media sosial, akhirnya akan menimbulkan persepsi dan pemahaman yang keliru," kata M Fikser di Balai Kota Surabaya, Rabu (27/5/2020).

Menurut M Fikser apa yang disampaikan akun tersebut tidaklah benar.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved