Virus Corona

Diberi Minum Darah Kura-kura dari Dukun untuk Cegah Virus Corona, Bayi 5 Bulan Justru Tewas

Tak hanya si bayi, sang kakak yang berusia 7 tahun serta orangtuanya juga harus dirawat di rumah sakit lantaran meminum darah hewan tersebut.

Flickr/Jenny Stone
ilustrasi bayi 

TRIBUNAMBON.COM - Seorang bayi perempuan berusia 5 bulan meninggal setelah diberi minum darah kura-kura.

Dilansir TribunWow.com dari Mirror.co.uk, peristiwa tersebut terjadi di Republik Dominika, Rabu (27/5/2020).

Tak hanya si bayi, sang kakak yang berusia 7 tahun serta orangtuanya juga harus dirawat di rumah sakit lantaran meminum darah hewan tersebut.

Mendengar dan membaca terlalu banyak kabar tentang wabah virus corona membuat sebagian orang merasa stres dan cemas berlebih. Berikut cara mengatasinya!
Mendengar dan membaca terlalu banyak kabar tentang wabah virus corona membuat sebagian orang merasa stres dan cemas berlebih. Berikut cara mengatasinya! (potential.com)

Ramuan aneh tersebut rupanya rekomendasi seorang dukun di Haiti, yang mengklaim demi mencegah masuknya Covid-19.

Namun, bukannya sembuh, sang bayi justru meninggal dunia saat tiba di Rumah Sakit Rosa Duarte di Comendador.

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona 24.538 Orang Per 28 Mei 2020, 1.496 Meninggal, 6.240 Sembuh

Dokter yang Ungkap Buruknya Penanganan COVID-19 Surabaya Dapat Teguran, Kini Beri Klarifikasi

Surabaya Dikhawatirkan Jadi Wuhan Kedua, Tingkat Penularan Tinggi hingga Pernah Catatkan Rekor

Sementara keluarga lainnya masih dalam kondisi serius, meski stabil.

"Kasus-kasus semacam ini disebabkan oleh orang-orang yang berpikir minuman ini dapat memiliki kualitas penyembuhan, tetapi akhirnya bisa mematikan," ujar Direktur Rumah Sakit Dahiana Volquez.

Comendador adalah kotamadya di provinsi Elias Pina di perbatasan Republik Dominika dengan Haiti.

Bayi perempuan itu dikatakan telah meninggal pada hari Minggu (24/5/2020), meskipun rinciannya baru diumumkan Rabu (27/5/2020).

Mobil Ambulans Sempat Nyasar Saat Bawa Pasien Covid-19 Rujukan RS di Ambon, Warga Protes

Perdana, 6 Pasien Covid-19 Dirujuk ke RSUP Dr. J. Leimena Ambon Maluku, 4 Menyusul

Laporan lokal menggambarkan bayi itu sebagai orang Haiti, meskipun tidak jelas apakah dia tinggal di bekas koloni Perancis yang dilanda kemiskinan atau di Republik Dominika.

Halaman
12
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved